Kejati Jabar Geledah Kantor PT Posfin, Selidiki Dugaan Korupsi Rp68,5 Miliar

Senin, 5 April 2021 18:44 Reporter : Henny Rachma Sari
Kejati Jabar Geledah Kantor PT Posfin, Selidiki Dugaan Korupsi Rp68,5 Miliar Jaksa Kejati Jawa Barat melakukan penggeledahan di Kantor PT Pos Finansial Indonesia, Jalan Jamuju, . ©2021 Merdeka.com

Merdeka.com - Kejaksaan Tinggi Jawa Barat menggeledah kantor PT Pos Finansial (Posfin) Indonesia yang merupakan anak perusahaan PT Pos Indonesia, di Kota Bandung, Jawa Barat. Penggeledahan terkait dugaan korupsi senilai Rp68,5 miliar.

Plt Kasipenkum Kejati Jabar Armansyah Lubis mengatakan korupsi diduga menyeret petinggi perusahaan pelat merah tersebut.

"Ini terkait dengan adanya dugaan tindak pidana korupsi penyimpangan dalam penggunaan keuangan secara tidak sah di PT Posfin selaku anak perusahaan dari PT Pos Indonesia," kata Armansyah.

Kasus korupsi itu, kata dia, diduga terjadi dalam rentang waktu tahun 2018 hingga tahun 2020. Menurutnya diduga ada tindakan penyimpangan keuangan secara tidak sah pada perusahaan teknologi finansial itu.

"Dalam pengelolaan keuangan ini terjadi investasi yang tidak benar," katanya.

Adapun menurutnya tim penyidik masih melakukan penggeledahan untuk mencari berkas atau barang bukti yang bisa menjadi titik terang dugaan tindak pidana tersebut.

Sejauh ini, kata dia, belum ada pihak yang diamankan dari kasus tersebut. Ia pun belum menyebutkan identitas oknum pejabat PT Posfin yang diduga melakukan korupsi puluhan miliar itu.

"Saat ini tim penyidik melakukan penyitaan dokumen alat elektronik yang ada hubungannya dengan dugaan tindak pidana korupsi di PT Posfin," kata dia. [rhm]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini