Kejari Jaksel Bekuk 3 Koruptor Kredit Fiktif Capai Rp9,5 Miliar

Kamis, 22 Oktober 2020 19:32 Reporter : Bachtiarudin Alam
Kejari Jaksel Bekuk 3 Koruptor Kredit Fiktif Capai Rp9,5 Miliar Ilustrasi borgol. shutterstock

Merdeka.com - Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan (Kejari Jaksel) berhasil menangkap tiga tersangka kasus tindak pidana korupsi penyalahgunaan pinjaman kredit pegawai di kantor Cabang Pembantu salah satu Bank BUMN.

Kepala Kajari Jaksel Anang Supriatna menyebutkan bahwa ketiga tersangka ini yaitu, DR selaku Direktur PT Lumituna Marine Service (LMS), YS selaku rekan saudara DR, dan PZ sebagai Account Officer Bank BUMN tersebut.

"Jadi kreditnya ini adalah kredit untuk pinjaman pegawai. Tetapi semua data-data yang dipinjam kemudian diajukan ke perbankan. Setelah cair tidak digunakan untuk pegawai, tapi digunakan untuk kepentingan perusahaan itu sendiri," kata Anang saat konferensi pers di Kejari Jaksel, Kamis (22/10).

"Pegawainya sendiri hanya dipinjam identitasnya, dan ternyata fiktif. Lalu dari hasil investigasi tidak digunakan sebagaimana mestinya dan tidak sampai ke pihak-pihak yang terlampir. Jadi ini benar-benar fiktif," sambungnya.

Akibat modus pinjaman kredit pegawai fiktif PT LMS dari periode Juni 2017 sampai Mei 2018, lanjut Anang, kerugian yang dialami negara sudah mencapai Rp9,5 miliar.

"Juni cair Rp6,2 miliar, 2018 cair Rp3,2 miliar. Jadi total keseluruhannya Rp9,5 miliar untuk total dari 28 karyawan. Dan Hari ini ketiga tersangka kita tahan di Rutan Salemba Cabang Kejari Jaksel," jelasnya.

Akibat perbuatanya ketiga tersangka diancam Pasal 2 Ayat 1 Jo Pasal 18 (1) huruf b, Undang Undang No 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah menjadi Undang Undang 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Jo Pasal 55 Ayat 1 KUHP. [rhm]

Topik berita Terkait:
  1. tag
  2. Kasus Korupsi
  3. Ragam Konten
  4. Jakarta
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini