Kejanggalan kasus anak SD digilir 8 pria di Semarang

Rabu, 1 Juni 2016 05:07 Reporter : Parwito, Ya'cob Billiocta
Kejanggalan kasus anak SD digilir 8 pria di Semarang Ilustrasi Pelecehan Seksual Anak. ©2015 Merdeka.com

Merdeka.com - Kasus dugaan pemerkosaan yang dialami oleh SR (12), siswi SD di Kawasan Penggaron, Kecamatan Pedurungan, Kota Semarang, Jawa Tengah, masih terus didalami Polrestabes Semarang. Delapan orang ditetapkan sebagai pelaku, enam sudah ditangkap, sementara dua masih dalam pengejaran.

"Saat ini diamankan enam pelaku, dua masih di bawah umur. Kemudian empat lainnya sudah dewasa. Semuanya pengangguran dan putus sekolah," kata Kapolrestabes Semarang Kombes Pol Burhanudin, Selasa (31/5).

Keenam pelaku yaitu IQ (16), AF (16), RI (18) ketiganya warga Pelamongan Sari. WA (36), UP (18), dan satu orang belum diketahui identitasnya. Sementara dua orang yang belum tertangkap berinisial NM dan ZA.

Informasi yang dihimpun, siswi berusia 12 tahun itu diduga diperkosa selama satu pekan pada Mei 2016, di beberapa tempat berbeda di Kecamatan Pedurungan.

Belum diketahui keterlibatan para pelaku di tiap kejadian tersebut. Informasi awal menyebutkan, korban digilir oleh sejumlah pelaku pada tanggal 7 Mei pukul 00.00 WIB di sebuah gubuk.

Lima hari kemudian, tepatnya pada 12 Mei, korban kembali digilir. Dan ketiga kalinya terjadi tanggal 14 Mei. Diduga para pelaku terlebih dahulu mencekoki korban dengan pil koplo sebelum digilir [cob] SELANJUTNYA

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini