Kejanggalan kasus anak SD digilir 8 pria di Semarang

Rabu, 1 Juni 2016 05:07 Reporter : Parwito, Ya'cob Billiocta
Kejanggalan kasus anak SD digilir 8 pria di Semarang Ilustrasi Pelecehan Seksual Anak. ©2015 Merdeka.com

Merdeka.com - Kini korban tengah mengalami trauma. Selain itu, korban masih belia itu mengalami gangguan pada alat vitalnya.

Setelah melakukan penyelidikan lebih lanjut, Burhanudin memastikan SR bukan korban pemerkosaan. Hubungan badan yang dilakukan dengan para pelaku diduga didasarkan atas rasa suka sama suka.

"Saya tegaskan bukan diperkosa, tapi didasari rasa suka sama suka. Tidak ada iming apa-apa, cuma bujuk rayu dari pelaku," terang Burhanudin.

Burhanudin menganggap ada yang janggal dengan pelaporan kasus ini. Menurutnya, jika memang ini kasus pemerkosaan, kenapa enggak dilaporkan segera.

"Saya kembali tegaskan ini bukan pemerkosaan, karena sampai dilakukan empat kali di empat TKP. Kalau ini adalah kasus pemerkosaan harusnya dari awal sudah dilaporkan dan korban merasa kesakitan," ujarnya.

Terpisah, Kasubdit Renata Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Jateng AKBP Sri Susilowati saat dikonfirmasi mengatakan, kasus tersebut akan ditangani secara serius. [cob] SELANJUTNYA SEBELUMNYA

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini