Kejagung Tenggelamkan Dua Kapal Malaysia Terlibat Pidana Perikanan di Aceh

Kamis, 18 Maret 2021 22:01 Reporter : Bachtiarudin Alam
Kejagung Tenggelamkan Dua Kapal Malaysia Terlibat Pidana Perikanan di Aceh kejagung tenggelamkan dua kapal malaysia. ©2021 Merdeka.com/istimewa

Merdeka.com - Tim Jaksa Eksekutor Kejaksaan Negeri (Kejari) Banda Aceh tenggelamkan dua kapal asing asal Malaysia yang telah diputus bersalah dalam perkara tindak pidana perikanan.

"Kamis, dipimpin oleh Kepala Kejaksaan Tinggi Aceh Muhammad Yusuf. Melakukan eksekusi penenggelaman dua unit kapal asing asal Malaysia," kata Kapuspenkum Leonard Eben Ezer Simanjuntak, dalam keteranganya, Kamis (18/3).

Leonard menyampaikan, acara seremonial awal dilakukan di Pangkalan Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP) Lampulo. Yang selanjutnya dilakukan eksekusi pemusnahan dilaksanakan di Perairan Pelabuhan Perikanan Samudera Kutaraja Banda Aceh.

"Kedua kapal asing asal Malaysia yang dimusnahkan dengan cara ditenggelamkan tersebut merupakan barang bukti dalam Perkara Tindak Pidana Perikanan yang telah mempunyai kekuatan hukum tetap (inkracht)," ujarnya.

kejagung tenggelamkan dua kapal malaysia
©2021 Merdeka.com/istimewa

Adapun dua unit kapal yang ditenggelamkan, yaitu, kapal KM KHF 1980 yang dinahkodai oleh Terpidana Surriyon Jannok dan kapal KM KHF 2598 yang dinahkodai oleh Terpidana Winai Bunpichit yang keduanya berasal dari warga negara Thailand.

"Proses pemusnahan dua kapal tersebut dilakukan dengan cara dibakar," sebutnya.

Dalam kegiatan ini, turut dihadiri Kepala Pusat Pemulihan Aset Elan Suherlan, Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi Aceh Hermanto, Kepala Kejaksaan Negeri Banda Aceh Edi Ermawan, pejabat PSDKP Lampulo, Ketua Pengadilan Negeri Banda Aceh, Kepala Pos TNI AL Lampulo, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Aceh, Kepala Dinas Perhubungan Kota Banda Aceh, dan Kepala Stasiun Radio Pantai Ulee Lheu.

"Kegiatan eksekusi pemusnahan kapal tersebut merupakan kerjasama antara Kejaksaan RI, yakni Kejaksaan Negeri Banda Aceh selaku eksekutor yang difasilitasi oleh Pusat Pemulihan Aset dengan Kementerian Kelautan dan Perikanan RI," tuturnya. [rnd]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini