Kejagung: Gelar pesta sabu, eks Bupati Ovi disebut hanya korban

Selasa, 9 Agustus 2016 20:31 Reporter : Irwanto
Kejagung: Gelar pesta sabu, eks Bupati Ovi disebut hanya korban Bupati Ogan Ilir Ahmad Wazir Noviadi. ©2016 merdeka.com/arie basuki

Merdeka.com - Lima bulan lalu, perhatian publik tertuju pada peristiwa penangkapan Ahmad Wazir Noviadi alias Ovi yang saat itu menjabat Bupati Ogan Ilir, ketika menggelar pesta narkoba. Ovi hanya disangkakan sebagai korban penyalahgunaan narkoba. Ovi diprediksi hanya terancam hukuman ringan.

Jaksa Muda Pidana Umum (Jampidum) Kejaksaan Agung, Jaja Subagia mengungkapkan, dalam pelimpahan berkas kasus narkotika tersangka Ovi ke Kejaksaan Negeri Palembang, turut disertakan beberapa barang bukti.

"Barang buktinya hanya ponsel dan rambut," ungkap Jaja di Palembang, Selasa (9/8).

Dalam waktu dekat, tersangka Ovi akan menjalani persidangan di Pengadilan Negeri Palembang. Dalam kasus ini, tersangka Ovi akan dikenakan dakwaan primer Pasal 112 dan atau Pasal 127 Undang-undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

"Pasal yang dikenakan yaitu pasal korban penyalahgunaan narkotika. Jadi ada Pasal 112 dan dialternatifkan Pasal 127," ujarnya.

Diketahui, Pasal 127 UU Narkotika berbunyi setiap penyalahgunaan narkotika golongan I bagi diri sendiri dipidana dengan pidana penjara paling lama empat tahun. Sedangkan Pasal 112 berbunyi setiap orang yang tanpa hak atau melawan hukum memiliki, menyimpan, menguasai, atau menyediakan narkotika golongan I bukan tanaman, dipidana dengan pidana penjara paling singkat empat tahun dan paling lama 12 tahun dan pidana denda paling sedikit Rp 800 dan paling banyak Rp 8 miliar. [noe]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini