Kejagung Dapat Petunjuk Soal Duit Rp7 Miliar untuk Irjen Napoleon

Rabu, 7 Oktober 2020 12:54 Reporter : Nur Habibie
Kejagung Dapat Petunjuk Soal Duit Rp7 Miliar untuk Irjen Napoleon Kadivhubinter Polri Irjen Pol Napoleon Bonaparte (kanan). ©2020 Merdeka.com/Istimewa

Merdeka.com - Direktur Penyidik Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus Febrie Adriansyah mengatakan, pihaknya masih mempelajari terkait fakta baru yang muncul pada persidangan gugatan praperadilan dalam kasus penghapusan red notice Djoko Soegiarto Tjandra yang melibatkan Irjen Napoleon Bonaparte.

Dalam sidang gugatan praperadilan pada Selasa (29/9) lalu, Irjen Napoleon yang saat itu menjabat sebagai Kadiv Hubinter Polri telah menyetujui kesepakatan dengan Tommy Sumardi senilai Rp7 miliar untuk menghapus red notice Djoko Tjandra pada 13 April 2020.

Namun, pihak Napoleon menegaskan, tidak ada uang Rp7 miliar tersebut.

"Petunjuk sudah ada, tapi masih dipelajari penyidik. Masih pendalaman," kata Febri kepada wartawan, Selasa (6/10) malam.

Kendati demikian, ia belum bisa memastikan terkait adanya penerimaan uang tersebut. Hal ini dikarenakan pihaknya masih mendalami lagi petunjuk tersebut.

"Nanti beberapa hari sudah bisa terang," ujarnya.

Baca Selanjutnya: Suap Terungkap di Sidang...

Halaman

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini