Kehadiran Riza Chalid di kuliah umum Jokowi jadi sorotan, ini kata Jaksa Agung

Kamis, 19 Juli 2018 16:58 Reporter : Nur Habibie
Kehadiran Riza Chalid di kuliah umum Jokowi jadi sorotan, ini kata Jaksa Agung Muhammad Riza Chalid. ©wordpress.com

Merdeka.com - Kehadiran pengusaha Muhammad Riza Chalid dalam acara kuliah umum Presiden Joko Widodo di Akademi Bela Negara (ABN) Partai Nasdem jadi sorotan. Sebab Riza merupakan sumber kunci terkait kasus 'Papa Minta Saham'.

"Tidak semua kasus itu berkonotasi ke persidangan ya, tergantung fakta dan bukti yang ada, kalian tahu persis perjalanan kasus itu," kata Jaksa Agung H.M Prasetyo di Kejaksaan Agung, Jakarta Selatan, Kamis (19/7).

Menurut Prasetyo, kasus 'Papa Minta Saham' tersebut kini telah selesai, karena rekaman suara telah dinyatakan hilang. Hal itu setelah gugatan di Mahkamah Konstitusi (MK) hasilnya mengabulkan sebagian permohonan terhadap uji materi dua pasal dalam Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).

"Itu kendala semua bagi kita, jadi bukti-bukti yang tadinya kita anggap bisa melengkapi penanganan perkara ternyata oleh MK dinyatakan tidak sah sebagai barang bukti, itu antara lain," jelasnya.

Riza kini tak lagi masuk penanganan kasus hukum yang ditangani Kejaksaan Agung dalam statusnya saat ini. Riza juga tak lagi masuk dalam pengejaran pihak Kejaksaan Agung untuk dimintai keterangan.

"Jadi tidak semua kasus bermuara dipaksakan persidangan, bagi kami secara hukum kasus yang berkaitan dengan Freeport itu sudah selesai," tandasnya.

Sekadar informasi, Riza tercatat kerap mangkir dari panggilan jaksa untuk dimintai keterangan terkait dengan kasus yang juga melibatkan mantan Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Setya Novanto. Kejaksaan sudah memanggil Riza lebih dari empat kali.

Riza diketahui menghilang sejak awal November 2015. Padahal, nama Riza mencuat dalam sebuah rekaman suara karena ikut terlibat dalam pembicaraan proyek. Riza dan Novanto diduga meminta saham sebesar 20 persen kepada Presiden Direktur PT Freeport Indonesia ketika itu, Maroef Sjamsoeddin.

Riza dan Novanto juga diduga mencatut nama Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla untuk meminta saham tersebut. Kejaksaan menyangka, keduanya terlibat dalam pemufakatan jahat untuk tindak pidana korupsi dalam lobi perpanjangan kontrak PT Freeport.

Namun, sejak saat itu Riza tak pernah memenuhi panggilan Kejaksaan. Kejaksaan juga tak mengetahui keberadaannya. Riza diduga kabur ke luar negeri sebelum sempat dimintai keterangan. [ded]

Topik berita Terkait:
  1. tag
  2. Riza Chalid
  3. Presiden Jokowi
  4. Jakarta
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini