Kehabisan Bekal, Tahanan Kabur di Palembang Dijemput Polisi Atas Laporan Keluarga

Senin, 13 Mei 2019 04:03 Reporter : Irwanto
Kehabisan Bekal, Tahanan Kabur di Palembang Dijemput Polisi Atas Laporan Keluarga Tahanan Kabur. shutterstock

Merdeka.com - Bermaksud minta diantar makanan, M Yunas Ramadhan (27) tahanan kabur ini justru dijemput polisi atas laporan keluarganya. Yunas kehabisan uang selama pelariannya dari tahanan Polresta Palembang beberapa waktu lalu.

Yunas ditangkap polisi di tempat persembunyiannya di kawasan Talang Kelapa, Banyuasin, Sumsel, Minggu (12/5). Dengan demikian, petugas telah mengamankan 18 dari 30 tahanan yang kabur.

Kapolresta Palembang Kombes Pol Didi Hayamansyah mengapresiasi sikap keluarga yang melaporkan keberadaan tahanan bukan justru memberikan keamanan atau bermaksud membantu pelarian. Tindakan ini perlu dicontoh warga lain agar proses hukum cepat dilaksanakan.

"Tahanan itu tadinya minta diantar makanan karena bekal habis. Ternyata keluarganya mengadu ke polisi dan mengungkap persembunyiannya, lalu kita tangkap," ungkap Didi, Minggu (12/5).

Dikatakannya, petugas masih memburu 12 tahanan lagi. Pihaknya bekerjasama dengan keluarga dan masyarakat untuk memberitahu jika melihat para tahanan kasus narkoba itu.

"Menyerahkan diri atau diberikan tindakan tegas, tetap bersembunyi kami anggap melawan," tegasnya.

Diberitakan sebelumnya, 30 tahanan Polresta Palembang melarikan diri setelah menjebol ventilasi udara jendela, Minggu (5/5) dini hari. Tujuh polisi yang bertugas saat kejadian ditahan atas dugaan turut terlibat dalam aksi para tahanan. [ray]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini