Kebut-kebutan Bawa Sajam Teror Pelajar, 17 Remaja di Bantul Ditangkap Polisi

Minggu, 22 Mei 2022 09:14 Reporter : Muhamad Agil Aliansyah
Kebut-kebutan Bawa Sajam Teror Pelajar, 17 Remaja di Bantul Ditangkap Polisi Remaja di Bantul Ditangkap Polisi. Antara

Merdeka.com - Polisi menangkap 17 remaja yang kebut-kebutan menggunakan motor membawa senjata tajam (sajam) dan alat pemukul yang rekaman video aksi mereka viral di media sosial. Kejadian itu diketahui terjadi pada Kamis (19/5) sekitar pukul 15.00 WIB di Jalan Samas, Bambanglipuro, Bantul.

"Dapat kita jelaskan terkait pasal yang dikenakan, yaitu Pasal 2 ayat 1 UU Darurat Nomor 12 Tahun 1951 dengan ancaman hukuman kurang lebih 10 tahun penjara," kata Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasatreskrim) Polres Bantul AKP Archye Nevada dalam konferensi pers di Mapolres Bantul, Sabtu (22/5).

17 remaja itu ditangkap usai Reskrim Polres Bantul melakukan penyelidikan pada Jumat (20/5) sore. Dari 17 remaja tersebut, dua orang di antaranya telah ditetapkan tersangka karena membawa senjata tajam dan alat pemukul berupa sabuk yang ujungnya diikat dengan gir motor, bahkan keduanya masih di bawah usia 17 tahun.

"Jadi dapat kami sampaikan bahwa kami tetap menindaklanjuti terkait adanya kejadian tersebut, walaupun tersangka masih di bawah umur tetap kita tindak lanjuti proses hukumnya, tidak serta merta selesai begitu saja," kata dia.

2 dari 2 halaman

Balas Dendam

Dia mengatakan, dari hasil pemeriksaan bahwa kelompok remaja yang berasal dari sekolah menengah atas (SMA) di Kretek Bantul tersebut hendak menyerang pelajar SMA yang ada di wilayah Bambanglipuro karena ingin membalas dendam setelah sebelumnya sekolah mereka didatangi anak SMA di Bambanglipuro.

Namun demikian, kata dia, saat aksi kelompok remaja mendatangi sekolah di Bambanglipuro ternyata sekolah kosong karena sudah sore sehingga tidak terjadi bentrokan antarpelajar.

"Hasil pemeriksaan, SMA di Kretek tidak terima karena saat anak SMA di Bambanglipuro lewat di depan sekolah membleyer-bleyer sepeda motor, dan itu dianggap menantang sehingga anak SMA di Kretek berinisiatif untuk membalas menyerang balik sekolah yang ada di Bambanglipuro," kata dia, dikutip Antara. [gil]

Baca juga:
Polisi Tetapkan 2 Tersangka Pembacokan Pelajar saat Tawuran di Kemayoran
Bubarkan Tawuran, Polisi di Gowa Disabet Parang
Tawuran Kelompok di Makassar saat Idulfitri, 1 Orang Meninggal Dunia
Antisipasi Perang Kelompok Susulan Usai 1 Tewas di Makassar, Polisi Amankan 6 Orang
Polisi Tangkap Remaja Bawa Celurit Bersiap Tawuran di Cempaka Putih

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini