Kebakaran hutan di era Mega bisa diprediksi 3 bulan sebelumnya

Selasa, 15 September 2015 15:13 Reporter : Muhammad Sholeh
Kebakaran hutan di era Mega bisa diprediksi 3 bulan sebelumnya Ilustrasi kebakaran hutan. Ilustrasi shutterstock.com

Merdeka.com - PDI Perjuangan mengadakan pelatihan Search and Rescue (SAR), kerjasama antara Baguna (badan Penanggulangan Bencana) PDIP dengan Basarnas. Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto mengatakan, bencana kebakaran lahan dan hutan serta kabut asap adalah persoalan yang terjadi setiap tahun.

"Sempat saya tanyakan ke Bu Megawati ketika beliau jadi presiden, persoalan ini terjadi setiap tahun, bencana asap kebakaran melanda di negeri ini," kata Hasto di DPP PDIP, Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Selasa (15/9).

Hasto menjelaskan, Megawati saat jadi presiden mengumpulkan Menristek Hatta Rajasa, 3 bulan sebelum terjadi kebakaran. Sebab, Menristek bertugas untuk membuat hujan buatan.

"Bu Mega mengatakan sebelum kejadian sebenarnya, 3 bulan sebelum kejadian bisa diprediksikan," jelas Hasto.

Hasto melanjutkan, kemudian dikumpulkan badan meteorologi untuk perkiraan cuaca. Selanjutnya Menteri Perindustrian untuk mengetahui sektor industri mana yang mengabaikan bencana asap tersebut.

Hasto menjelaskan, tugas Baguna adalah pejuang-pejuang kemanusiaan. Menurut dia, PDIP merupakan satu-satunya partai yang punya badan penanggulangan bencana.

"Ketika penanggulangan bencana kita tak membeda-bedakan, apakah itu basis PDIP atau tidak. Tugas Baguna operasi kemanusiaan. Tanpa membeda-bedakan partai," jelas Hasto.

"PDIP satu-satunya partai yang memiliki badan penanggulangan bencana. Tak hanya dilatih penanggulangan bencana, tetapi juga pejuang kemanusiaan. Tugasnya tak ringan, tugasnya berat," tutupnya. [dan]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini