Ke Solo, Kasad Kunjungi RST Slamet Riyadi dan RS Lapangan

Selasa, 27 Juli 2021 20:28 Reporter : Arie Sunaryo
Ke Solo, Kasad Kunjungi RST Slamet Riyadi dan RS Lapangan Kasad Jenderal Andika berkunjung ke Solo. ©2021 Merdeka.com

Merdeka.com - Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal Andika Perkasa melakukan kunjungan kerja ke Kota Solo, Selasa (27/7). Didampingi Ketua Umum Persit Kartika Chandra Kirana (KCK) Hetty Andika Perkasa, Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka dan sejumlah petinggi TNI, Andika mengunjungi RST (Rumah Sakit Tentara) Slamet Riyadi dan RS Lapangan di Benteng Vastenburg.

Kepada wartawan pria yang digadang-gadang menjadi Panglima TNI itu mengatakan, sebelum ke Solo, dirinya juga melakukan kunjungan ke Yogyakarta. Kedatangannya membawa bantuan untuk para tenaga medis.

"Sebenarnya sejak hari Sabtu saya sudah datang di Jogja. Kami membawa bantuan untuk tenaga medis di Rumah Sakit-Rumah Sakit Angkatan Darat dan rumah sakit pusat," ujarnya.

Andika mengatakan, pihaknya ingin berbagi apa saja yang mungkin bisa diberikan. Selain dari anggaran Angkatan Darat sendiri, pihaknya juga menyisihkan dari penghematan-penghematan anggaran yang ada. Sehingga bisa digunakan untuk membantu para tenaga medis yang dalam 3-4 minggu terakhir kegiatannya sangat padat.

"Kita juga membawa bantuan daging, beras yang bisa untuk 5 hari dan herbal untuk meningkatkan imunitas," katanya.

Andika menyampaikan, hari ini dirinya sengaja mengunjungi rumah sakit angkatan darat yang ada di Solo (RST Slamet Riyadi) dan RS Lapangan Benteng Vasterbug.

"Sejak awal kita kerja sama dengan bapak wali kota, sangat erat. Kita kerjakan bersama-sama untuk menangani ini. Sehingga lebih cepat tertangani. Itulah kedatangan kami di rumah sakit Slamet Riyadi, yang penting kita sudah sepakat troubleshooting, saling menutupi," katanya.

Andika menyebut, saat ini pasien Covid-19 di Jawa Tengah secara umum sudah turun 60 persen, terutama di rumah sakit angkat darat. Namun untuk yang di ruang ICU masih 80 persen. Pihaknya akan selalu membantu seperti nakes, obat-obatan dan oksigen.

"Kita datangkan dari Jawa Barat, Jawab Timur dan dari Jawa Tengah, mereka akan kita kirim ke provinsi lain. Yang pada intinya kita menangani yang sedang tinggi-tingginya pasien yang terpapar dan bisa cepat turun," tandasnya. [bal]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini