KCJ siapkan 6 KRL tambahan angkut demonstran 2-12

Jumat, 2 Desember 2016 17:13 Reporter : Muhamad Agil Aliansyah
KCJ siapkan 6 KRL tambahan angkut demonstran 2-12 Aksi Damai 212. ©2016 merdeka.com/arie basuki

Merdeka.com - PT KAI Commuter Jabodetabek mengoperasikan enam rangkaian kereta rel listrik (KRL) tambahan sejak pukul 13.35 WIB sampai dengan pukul 16.30 WIB untuk mengangkut peserta aksi doa bersama di Kawasan Silang Monas, Jakarta Pusat, Jumat (2/12).

Vice President Komunikasi Perusahaan KCJ Eva Chairunisa mengatakan, KRL tambahan yang telah dijalankan melayani rute Jakarta Kota-Bogor, dan Jakarta Kota-Bekasi masing-masing sebanyak dua rangkaian.

"Saat ini KRL tambahan tersebut sudah berada di perjalanan sehingga dapat langsung melayani para pengguna yang memadati sejumlah stasiun antara lain Stasiun Juanda dan Gondangdia," ujar Eva dalam keterangan tertulis di Jakarta.

Dia menuturkan, saat ini kondisi Stasiun Juanda dan Gondangdia sangat padat oleh pengguna jasa yang telah selesai melakukan aktivitas di kawasan Monas dan sekitarnya.

Pantauan dari PT KCJ, lanjut dia, mulai 13.00 WIB sekelompok masyarakat telah kembali mengarah ke dua stasiun tersebut untuk menggunakan KRL kembali ke tempat masing-masing.

"Sebagai antisipasi kondisi demikian, PT KCJ mengimbau pengguna jasa KRL menghindari atau mencari alternaif stasiun. Stasiun terdekat yang dapat menjadi pilihan adalah Stasiun Sawah Besar dan Stasiun Cikini," tuturnya.

Eva mengatakan, di Stasiun Juanda dan Gondangdia, pihaknya telah menyiapkan loket, mesin penjualan tiket atau 'vending machine', dan personel tambahan untuk melayani seluruh pengguna.

"Khusus hari ini juga beroperasi perangkat 'mobile' untuk melayani transaksi di Stasiun Juanda sebanyak lima unit dan di Stasiun Gondangdia sebanyak dua unit," imbuhnya.

Eva menambahkan hingga kini untuk keselamatan dan keamanan sistem buka tutup menuju peron masih dilakukan pada saat kondisi peron sudah sangat padat.

Menurut dia, kondisi kedua stasiun, Juanda dan Gondangdia saat ini masih terpantau sangat padat. Eva mengharapkan kerja sama para pengguna, apabila sudah berada di peron, dan tersedia KRL yang sesuai dengan tujuan pengguna untuk segera naik.

Hal itu, lanjut dia, untuk memberi kesempatan pengguna lainnya yang masih ada di lantai satu maupun lantai dua stasiun untuk bisa mengakses area peron dan dapat segera naik KRL selanjutnya.

Eva juga mengimbau para pengguna untuk selalu memperhatikan keselamatan dengan menunggu di belakang garis aman peron, tidak terburu-buru dan berdesakan saat naik turun KRL, serta menjaga barang bawaannya masing-masing.

"Kami juga mengajak untuk selalu menjaga ketertiban dan kenyamanan bersama dengan mematuhi aturan dan larangan di stasiun maupun di dalam KRL," tambahnya. [gil]

Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini