Kasus TPPU Nazaruddin, KPK periksa Direktur PT Yorisda Abadi

Kamis, 12 Maret 2015 11:29 Reporter : Juven Martua Sitompul
Kasus TPPU Nazaruddin, KPK periksa Direktur PT Yorisda Abadi Nazaruddin. ©2012 Merdeka.com/arie basuki

Merdeka.com - Komisi Pemberantasan Korupsi memanggil Direktur PT Yorisda Abadi, Sabrina. Dia diperiksa tekait kasus dugaan penerimaan hadiah menyangkut pelaksanaan proyek PT Duta Graha Indah (DGI) dan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) pembelian saham PT Garuda yang menjerat mantan Bendahara Umum (Bendum) Partai Demokrat M. Nazaruddin.

"Dia diperiksa sebagai saksi untuk tersangka MNZ (M Nazaruddin)," kata Kepala Bagian Pemberitaan dan Publikasi KPK, Priharsa Nugraha, Jakarta, Kamis (12/3).

Selain itu, penyidik KPK juga akan melakukan panggilan terhadap saksi lain yakni, Bayu Wijokongko dari pihak swasta.

"Pihak terkait juga akan diperiksa penyidik sebagai saksi," ujar Priharsa.

Kedua saksi itu akan dimintai keterangan oleh penyidik KPK guna melengkapi berkas perkara M Nazaruddin. Pasalnya, saksi yang dipanggil ini disinyalir mengetahui alur kasus tersebut.

Seperti diketahui, bekas bendahara umum Partai Demokrat, M Nazaruddin telah ditetapkan KPK menjadi terpidana dalam kasus dugaan suap Wisma Atlet Sea Games Palembang, Sumatera Selatan. Untuk kasus ini, KPK menemukan beberapa bukti kuat untuk menetapkan Nazaruddin sebagai tersangka.

Setelah ditelisik, suami Neneng Sri Wahyuni itu diduga telah melakukan pencucian uang. Pasalnya, Ia membeli saham PT Garuda Indonesia dengan hasil tindak pidana korupsi terkait pemenangan PT DGI sebagai pelaksana proyek wisma atlet Sea Games 2011.

Tak hanya itu, Nazaruddin didakwa menerima suap pemenangan PT DGI berupa cek Rp 4,6 miliar. Terungkapnya dugaan TPPU Nazaruddin ini lantaran keterangan Yulianis dalam persidangan kasus dugaan suap wisma atlet.

Pada kesaksiannya, mantan Wakil Direktur Keuangan Permai Yulianis memberikan pernyataan bahwa lima perusahaan di bawah kendali Permai Grup milik M. Nazaruddin telah membeli saham PT Garuda Indonesia senilai Rp 300,8 miliar pada tahun 2010.

Baca juga:

Ini aksi heboh seorang bocah ISIS eksekusi mata-mata Israel

8 Kisah saudara kembar paling heboh di dunia

Biar didukung rakyat, 4 politikus ini nekat foto telanjang

6 Skandal seks yang mengguncang sebuah negara

Cara lucu kerjai telepon penipu 'hadiah Rp 10 juta dari Telkomsel'

Variety Show Remaja Ini Kena Semprot KPI. Apa Sebabnya?

Jangan lewatkan:

7 Gadis Jepang ini miliki wajah super kawaii

Ini kronologis pelecehan seksual yang dialami T di Malaysia

Momen-momen mengharukan duo 'Bali Nine' jelang eksekusi mati

Bikin blunder 'tsunami', Menteri Tedjo jadi bulan-bulanan dunia

Karisma Kim Jong-un bikin tentara wanita Korea Utara 'klepek-klepek'

Ini Yang Bakal Terjadi Jika Anda Malas Mandi [bal]

Topik berita Terkait:
  1. Nazaruddin
  2. Jakarta
Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini