Kasus suap Pilkada Lebak, Amir Hamzah segera disidang

Jumat, 4 September 2015 13:24 Reporter : Raynaldo Ghiffari Lubabah
Kasus suap Pilkada Lebak, Amir Hamzah segera disidang Amir Hamzah diperiksa KPK. ©2014 merdeka.com/dwi narwoko

Merdeka.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) hari ini merampungkan berkas pemeriksaan dua tersangka kasus suap sengketa Pilkada Lebak, Banten yang melibatkan Amir Hamzah dan Kasmin. Keduanya merupakan pasangan calon bupati dan wakil bupati pada Pilkada Kabupaten Lebak, Banten pada 2013 lalu itu.

Kasmin hari ini terlihat hadir di gedung KPK dengan didampingi penasihat hukumnya, Posma Sabam Manahan. Menurut Posma, KPK hari ini telah merampungkan berkas pemeriksaan bagi kliennya tersebut.

"Per hari ini, Pak Amir dan Pak Kasmin P21. Berarti penahanan sudah dilimpahkan ke kejaksaan," kata Posma di Gedung KPK, Jalan HR Rasuna Said, Kuningan, Jumat (4/9).

Ia menambahkan, kliennya dan Amir sedang menunggu persidangan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta. Saat ini Jaksa Penuntut Umum KPK sedang menyusun surat dakwaan atas perkara yang menjerat kliennya itu.

"Persidangan kemungkinan besar Insya Allah di Jakarta. Mudah-mudahan sebelum tanggal 20 September mendatang," ujar Posma

Seperti diketahui, Amir Hamzah dan Kasmin resmi ditetapkan sebagai tersangka dalam perkara dugaan pemberian suap terkait penanganan Pilkada Kabupaten Lebak, Banten di MK pada Kamis 25 September 2014. Mereka berdua maju dalam Pilkada Lebak 2013, namun kalah suara dengan pasangan Iti Oktavia Jayabaya dan Ade Sumardi.

Buah dari kekalahan tersebut, mereka mengajukan gugatan atas hasil Pilkada tersebut ke Mahkamah Konstitusi (MK). Keduanya diduga memberikan suap bersama-sama dengan Ratu Atut Chosiyah dan Tubagus Chaeri Wardana kepada Ketua MK pada waktu itu, Akil Mochtar. [did]

Topik berita Terkait:
  1. Lebak
  2. Sidang Kasus Akil
  3. Jakarta
Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini