Kasus Suap di PDAM Kudus, Kejati Jateng Periksa Plt Bupati dan Sekda

Senin, 27 Juli 2020 17:13 Reporter : Danny Adriadhi Utama
Kasus Suap di PDAM Kudus, Kejati Jateng Periksa Plt Bupati dan Sekda Ilustrasi korupsi. ©shutterstock.com

Merdeka.com - Kejaksaan Tinggi Jawa Tengah memeriksa Plt Bupati Kudus, Hartopo dan Sekda Samani Intakoris terkait kasus suap pengangkatan pegawai PDAM di lingkungan Pemkab Kudus, termasuk proses pengangkatan Dirut PDAM Kudus, Ayatullah Humaini yang saat itu sedang tersangkut kasus pidana.

"Jadi yang bertanggung jawab pada pengangkatan Dirut kan mereka. Sebab untuk pengangkatan Dirut syaratnya harus bebas dari tindak pidana. Sementara saat pengangkatan Dirut PDAM sudah dipidana inckrath tiga tahun," kata Asisten Tindak Pidana Khusus Kejati Jateng, I Ketut Sumedana, Senin (27/7).

Dia menyebut saat ini masih terus mendalami dugaan suap dalam penerimaan dan pengangkatan pegawai PDAM Kudus. "Saat ini pemeriksaan saksi masih berlangsung," jelasnya.

Pemanggilan saksi juga menjadi upaya pihaknya untuk turut membenahi sistem administrasi PDAM Kudus yang sengkarut.

"Yang utama yakni bagaimana melakukan perbaikan. Kami rasa perlu adanya pemanggilan ke Plt Bupati Kudus untuk perbaikan. Maka kami panggil dan kami periksa dan memberi masukan," jelasnya.

Kejati Jateng telah menahan dua tersangka yakni Ayatullah dan Sukma. Sementara Kejaksaan Negeri Kudus, menahan tersangka T selaku salah satu kepala seksi di PDAM Kudus.

"Kami juga lakukan penggeledahan dan mengamankan barang bukti dokumen-dokumen PDAM, Termasuk alat bukti pembayaran dari yang diperas. Dari 27 orang pegawai PDAM Kudus, 26 orang sudah mengakui dalam upaya pengangkatan jabatan," terangnya.

Dalam perkara tersebut, Asisten Tindak Pidana Khusus Kejati Jateng menyatakan tersangka dijerat dengan Pasal 12e, 11, serta 5 Undang-undang Nomor 31 tahun 1999 yang telah diubah dan ditambahkan dalam Undang-undang Nomor 20 tahun 2001 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi. [cob]

Topik berita Terkait:
  1. tag
  2. Kasus Korupsi
  3. Semarang
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini