Kasus Prostitusi Online PA, Polisi Kirim Surat Panggilan ke 2 Publik Figur

Selasa, 5 November 2019 15:44 Reporter : Erwin Yohanes
Kasus Prostitusi Online PA, Polisi Kirim Surat Panggilan ke 2 Publik Figur Muncikari Prostitusi Publik Figur PA. ©2019 Merdeka.com/Erwin Yohanes

Merdeka.com - Untuk menguak tabir prostitusi online yang sempat menyeret seorang publik figur berinisial PA, polisi berencana melakukan pemeriksaan terhadap dua anak asuh muncikari yang sudah tertangkap lebih dulu. Surat panggilan untuk pemeriksaan Kamis dan Jumat lusa, telah dilayangkan oleh polisi.

Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Frans Barung Mangera mengatakan, berdasarkan informasi yang diterimanya dari penyidik, dua orang publik figur yang rencananya dimintai keterangannya di Mapolda Jatim adalah IS dan B.

Surat pemanggilan terhadap kedua publik figur itu pun telah dilayangkan pada penyidik pada Selasa (5/11) ini. Pemanggilan itu untuk dihadiri kedua publik tersebut pada Kamis dan Jumat lusa.

"Untuk IS dan B, saya tidak bilang artis ya, publik figur, menurut keterangan Dirreskrimum, surat panggilan dibuat dan sudah dilayangkan hari ini. Kamis atau Jumat, minggu ini yang bersangkutan datang," tegasnya, Selasa (5/11).

Ia menambahkan, kedatangan dua publik figur tersebut, nantinya dalam kapasitas sebagai saksi.

"Menurut keterangan Direktur Kriminal Umum, surat panggilan dibuat hari ini. Hari ini dilayangkan, Kamis atau Jumat minggu ini yang bersangkutan datang kita panggil datang ke Polda Jatim, kita panggil sebagai saksi dulu," katanya.

Sebelumnya, Kapolda Jatim Irjen Pol Luki Hermawan menyatakan, penyidik melakukan pemeriksaan digital forensik pada muncikari publik figur PA, Soni Dewangga. Hasil pemeriksaan digital forensik tersebut, lalu dikembangkan oleh penyidik dan mengerucut pada beberapa nama.

"Kami waktu itu perintahkan coba dikembangkan dan sampai sejauh mana. Dan kami perintahkan lagi untuk membongkar digital forensiknya karena kita dapat laporan baru sepintas bahwa orang-orang yang dulu ada di kelompok yang pernah kami ungkap sebelumnya, ternyata orang-orang itu sudah sebagian hijrah ke kelompok ini," katanya, Rabu (30/10).

Ia menjelaskan, ada beberapa nama yang sama dengan tarif-tarifnya. Nama-nama yang dimaksud diakuinya berkaitan dengan orang-orang yang dulunya pernah dibina oleh muncikari dari artis VA.

"Iya betul. Jadi ini ada kaitannya, orang-orangnya yang dulu dibina muncikarinya VA ini beberapa orang kami lihat sepintas loh ini kan ada di muncikari yang dulu. Ini nanti akan kami lihat lagi. Itu (nama) sudah ada. Ini lebih detail ada tarifnya," katanya.

Kasus ini sendiri terungkap, setelah Polisi menggerebek sebuah kamar hotel di Kota Batu, Malang, Jawa Timur pada Jumat (25/10) malam. Dalam penggerebekan itu, polisi mendapat sepasang lelaki dan perempuan usai melakukan persetubuhan.

Si perempuan diketahui merupakan seorang publik figur berinisial PA. Sedangkan lelaki hidung belang diketahui berinisial JW. Selain kedua orang itu, polisi juga menangkap seorang pria berinisial JL yang diduga sebagai muncikari dari PA. Selain JL, polisi juga menangkap muncikari bernama Soni Dewangga.

Muncikari Soni inilah yang diyakini polisi sebagai pihak yang akan membuka tabir prostitusi online para publik figur. [rhm]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini