Kasus Positif Meningkat, Papua Tetapkan Tanggap Darurat Covid-19

Kamis, 9 April 2020 07:16 Reporter : Merdeka
Kasus Positif Meningkat, Papua Tetapkan Tanggap Darurat Covid-19 ilustrasi virus. ©2015 Merdeka.com/ health.howstuffworks.com

Merdeka.com - Kasus positif Covid-19 di Papua terus meningkat. Pertanggal 8 April 2020, terdapat tambahan 14 kasus positif yang tersebar di Kabupaten Mimika, Jayapura dan Kota Jayapura. Maka jumlah komulatif positif Corona di Papua mencapai 45 orang, dengan rincian masih dalam perawatan 35 orang, 5 orang sembuh dan 5 orang meninggal dunia.

Dengan terus meningkatkan kasus pandemi Covid-19, Pemerintah Provinsi Papua meningkatkan status dari siaga darurat menjadi tanggap darurat Covid-19.

Penerapan status tanggap darurat berlaku dari tanggal 9 April hingga 6 Mei 2020. Peningkatan status ini sesuai hasil kesepakatan bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Papua yang dilakukan di Gedung Negara, Dok V Atas, Kota Jayapura, Rabu (8/4).

Gubernur Papua Lukas Enembe telah menandatangani surat keputusan peningkatan status ke tanggap darurat. Pembahasan kesepakatan bersama Forkopimda Provinsi Papua dipimpin Wakil Gubernur Papua Klemen Tinal, Ketua DPR Papua John Banua Rouw dan Ketua Majelis Rakyat Papua (MRP) Timotius Murib.

"Dalam kebijakan pembatasan sosial, akses keluar masuk orang ke Papua, lewat jalur udara dan transportasi laut untuk sementara ditutup. Hanya pesawat kargo yang membawa sembako atau kebutuhan lain dan juga alat kesehatan, bisa diizinkan masuk ke wilayah Papua," kata Klemen.

Dia mengungkapkan dengan status tanggap darurat, maka aktivitas warga akan mulai dibatasi, mulai pukul 06.00 WIT hingga pukul 14.00 WIT.

Walau begitu, Wali Kota Jayapura, Benhur Tomi Mano menyebutkan aktivitas warga di Kota Jayapura tak mengikuti jam yang telah ditetapkan oleh Pemprov Papua. Untuk di Kota Jayapura, aktivitas warga bisa dilakukan mulai pukul 06.00 WIT hingga pukul 18.00 WIT.

"Jika aktivitas warga hanya sampai jam 14.00 WIT. Dikhawatirkan akan terjadi penumpukan dalam pemenuhan kebutuhan hidup sehari-hari dan membuat masyarakat panik. Kota Jayapura penduduk terbanyak di Papua. Pembatasan sosial ditutup pukul 18.00 WIT, maka masyarakat bisa atur waktu dengan baik. Apalagi sekarang bisa belanja daring dan tinggal diantar," tutup Benhur.

Reporter: Katharina Janur
Sumber: Liputan6.com [fik]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini