Kasus Positif Covid-19 di DIY Melonjak jadi 18 Pasien, 3 Meninggal Dunia

Kamis, 26 Maret 2020 09:24 Reporter : Purnomo Edi
Kasus Positif Covid-19 di DIY Melonjak jadi 18 Pasien, 3 Meninggal Dunia Ruang isolasi RSUD dr Moewardi Solo. ©2020 Merdeka.com/Arie Sunaryo

Merdeka.com - Kasus pasien positif Corona Virus Disease (Covid-19) di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) melonjak drastis. Berdasarkan data dari Pemda DIY untuk Penanganan Covid-19, diketahui jika pada Rabu (25/3), jumlah pasien positif total menjadi 18 kasus di DIY.

Sebelumnya hingga Selasa (24/3), jumlah pasien positif virus Covid-19 di DIY ada enam pasien. Di hari Rabu (25/3) ada tambahan 12 kasus pasien positif Covid-19.

Juru Bicara Pemda DIY untuk Penanganan Covid-19, Berty Murtiningsih membenarkan adanya kenaikan pasien positif virus Covid-19 tersebut sebanyak 12 orang.

Kasus-kasus positif Covid-19 di DIY tersebar merata di Kota Yogyakarta dan empat kabupaten di DIY. Usia pasien pun beragam. Dari yang terkecil bayi 4 bulan hingga yang tertua umur 71 tahun.

"Riwayat kontak bayi 4 bulan adalah pulang dari Solo," ujar Berty.

Dari 12 pasien positif itu, paling banyak berasal dari Kabupaten Sleman yakni 6 orang. Dua orang beralamat di Kota Yogyakarta. Adapun Kabupaten Sleman, Gunungkidul, Kulonprogo masing-masing ada satu kasus positif baru. Satu pasien lagi berasal dari Kebumen, Jawa Tengah.

Dari data tersebut, sambung Berty, ada 3 pasien positif Covid-19 yang meninggal dunia. Pasien meninggal dunia ini adalah Guru Besar UGM, Prof Iwan Dwiprahasto.

Selain itu, ada satu PDP di Sleman yang meninggal dunia. Pasien ini sebelumnya hasil tes swab belum keluar. Hasil lab baru keluar pada Rabu (25/3) dengan hasil positif Covid-19. [gil]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini