Kasus Pencemaran Nama Baik Pendiri Kaskus, Jack Boyd Lapian dan Titi Jadi Tersangka

Selasa, 30 Juni 2020 20:36 Reporter : Merdeka
Kasus Pencemaran Nama Baik Pendiri Kaskus, Jack Boyd Lapian dan Titi Jadi Tersangka CCO Kaskus Andrew Darwis. ©2016 merdeka.com/muhammad luthfi rahman

Merdeka.com - Polisi menetapkan Sekjen Cyber Indonesia Jack Boyd Lapian (JBL) dan Titi Sumawijaya Empel (TSE) sebagai tersangka pencemaran nama baik pendiri Kaskus, Andrew Darwis. Perkara hukum tersebut dilaporkan pada November 2019 lalu.

"Dari hasil gelar perkara tersebut diputuskan bahwa saudara JBL dan saudari TSE statusnya dinaikan dari saksi menjadi tersangka," tutur Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Awi Setiyono di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Selasa (30/6).

Menurut Awi, gelar Perkara berdasarkan LP Nomor LP/B/097/XI/2019/Bareskrim tertanggal 13 November 2019 dengan pelapor Andrew Darwis. Sejumlah saksi pun telah diperiksa.

"Penyidik telah melakukan pemeriksaan saksi-saksi sebanyak 14 orang dengan saksi ahli bahasa satu orang dan saksi ahli pidana satu orang," jelas dia.

Untuk tersangka Jack Boyd Lapian terancam Pasal 45 (3) Jo Pasal 27 (3) Undang-undang Nomor 19 tahun 2016 tentang perubahan atas Undang-undang Nomor 11 tahun 2008 tentang ITE. Sementara tersangka Titi Sumawijaya Empel dikenakan Pasal 310 dan Pasal 311 KUHP terkait tuduhan dan pencemaran nama baik.

"Rencananya para tersangka akan dilakukan pemeriksaan pada hari Kamis tanggal 2 Juli 2020 dan surat panggilan sudah dikirimkan sejak tanggal 29 Juni 2020," kata Awi.

1 dari 1 halaman

Awal Mula Kasus

Kasus ini berawal saat pendiri komunitas daring Kaskus, Andrew Darwis, dilaporkan Titi Sumawijaya Empel, atas kasus dugaan tindak pidana penipuan uang atau TPPU ke Polda Metro Jaya. Kasus ini sudah memasuki tingkat penyidikan.

"Baru naik ke penyidikan, karena pada proses penyelidikan kami mendapati adanya dugaan pidana," ujar Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya, Kombes Argo Yuwono, kepada wartawan, Senin (11/11/2019).

Pengacara Titi, Jack Lapian, menjelaskan awalnya Titi meminjam uang sebesar Rp15 miliar kepada David Wira yang disebut-sebut sebagai anak buah Andrew Darwis pada November 2018 lalu. Menurut Jack Lapian, jaminan meminjam uang itu sertifikat gedung di Jalan Panglima Polim Raya, Jakarta Selatan.

Namun sertifikat itu diduga dialihkan nama pemiliknya menjadi nama Andrew Darwis. Sedangkan Titi baru mendapatkan uang pinjaman sebanyak Rp5 miliar.

"Korban pinjam uang ke saudara David Wira yang diduga tangan kanan Andrew Darwis dengan jaminan sertifikat gedung. Dari pinjaman Rp15 miliar yang terealisasi Rp5 miliar," kata Jack Lapian dalam keterangannya, Senin (16/9).

Jack Lapian mengatakan, tiba-tiba pada awal bulan Desember 2018 lalu, sertifikat gedung milik Titi berubah nama menjadi nama Susanto dan berubah lagi menjadi nama Andrew Darwis. Titi pun merasa ditipu dan melaporkan hal itu ke Polda Metro Jaya pada 13 Mei 2019 lalu.

"Dalam perjalanannya, sertifikat gedung dibalikkan nama menjadi saudara Susanto lalu terakhir dibalikkan nama oleh terduga Andrew Darwis pada awal Desember 2018," ungkap Jack.

Jack menuturkan, saat ini sertifikat itu diagunkan oleh Andrew Darwis ke UOB Bank. Dugaan penipuan itu kemudian dilaporkan Titi ke polisi tertuang pada LP/2959/V/2019/PMJ/Dit. Reskrimsus dengan pelapor Titi Sumawijaya dan terlapor Andrew Darwis.

Andrew yang tak terima dipolisikan melaporkan balik Jack Boyd Lapian dan Titi ke Bareskrim Polri pada 13 November 2019. Laporan itu dilayangkan Andrew lantaran merasa dirugikan secara materiil dan immateriil atas laporan dugaan TPPU yang dibuat oleh Titi ke Polda Metro Jaya sebelumnya.

Akibat laporan dilayangkan Jack Boyd dan Titi, Andrew mengaku saat ini kurang dipercaya rekanan bisnis saat ini, serta sulit makan dan tidur. Sejumlah pernyataan Titi dan pengacaranya, Jack Lapian terkait laporan TPPU pun dipermasalahkan oleh Andrew Darwis. Salah satunya, pernyataan Titi yang mengaku meminjam uang dari Andrew Darwis.

Reporter: Nanda Perdana Putra [gil]

Baca juga:
Polisi Sebut Kasus Pendiri Kaskus Andrew Darwis Masuk Tahap Penyidikan
Awal Kasus Dugaan Pemalsuan yang Menjerat Pendiri Kaskus Andrew Darwis
Pendiri Kaskus Andrew Darwis Dipolisikan Terkait Kasus Dugaan Pemalsuan
Pendiri Kaskus Andrew Darwis Membela Diri Dituduh Melakukan Penipuan
TB Hasanuddin soal TNI ikut Dimas Kanjeng: Otaknya tidak dipake
Rekber BlackPanda Kaskus bakal kembalikan dana penggunanya

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini