Kasus Limbah Medis di Gianyar, Pelaku Bisa Disanksi Administrasi dan Pidana

Senin, 31 Mei 2021 16:27 Reporter : Moh. Kadafi
Kasus Limbah Medis di Gianyar, Pelaku Bisa Disanksi Administrasi dan Pidana Limbah medis dibuang di pinggir jalan. ©2021 Merdeka.com

Merdeka.com - Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Gianyar, Bali, Ni Made Mirnawati mengungkapkan pelaku pembuangan limbah medis bisa terancam sanksi pidana dan administrasi. Dia menjelaskan, penindakan kasus tersebut merupakan ranah penegakkan hukum.

"Kita laporkan kalau ada yang seperti itu, dan kita tindaklanjuti ke aparat hukum dan selain administratif dan jadi ada pidana. Tidak boleh itu (dibuang sembarangan) itu kan sampah spesifik jadi penanganannya juga spesifik," kata Ni Made Mirnawati kepada wartawan, Senin (31/5).

Pembuangan limbah medis secara sembarang adalah hal berbahaya bagi masyarakat sekitar. Dalam kasus pembuangan limbah medis yang ditemukan di Kelurahan Bitera, Kabupaten Gianyar, ditemukan jarum suntik dan bercak darah.

"Kita ada vektor penyakit, ada jarum suntik yang kita tidak tahu apakah itu sudah cuci hama. Karena, kalau terinjak malah bisa menimbulkan penyakit baru, misalnya tetanus atau lain sebagainya.
Katanya sih ada sisa darah menurut penyampaian Bapak Lurah, dan kita tidak tahu ada penyakit apa di sana," tuturnya.

Selain itu, pihaknya juga sudah mengimbau untuk fasilitas kesehatan (faskes) dari bidan maupun dokter praktik mandiri agar tidak membuang limbah medis sembarangan.

"Dan untuk sampah medis harus ada penampungan sementara, dan itu wajib buat dokter-dokter yang melaksanakan praktik mandiri. Dan kita juga harapkan untuk sementara bapak lurahnya untuk melakukan pendekatan ke masyarakat di sekitarnya," ujarnya.

"Mungkin kalau ada yang punya praktik mandiri untuk tidak membuang sampah di sana. Minimal, bekerja sama ada istilahnya pengelolaan sampah B3 khusus. Kalau DLH tidak punya insilator untuk pemusnahan sampah medis. Itu yang punya ada di rumah sakit," sambungnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, warga Kelurahan Bitera, Kabupaten Gianyar dikagetkan dengan temuan sejumlah limbah medis berupa botol dan tali infus hingga jarum suntik.

Kasat Reskrim Polres Gianyar, AKP Laorens Rajamangapul Heselo membenarkan adanya temuan limbah medis itu.

"Iya benar memang ada temuan. Kemarin, anggota turun ke TKP," kata Laorens saat dikonfirmasi.

Ia menerangkan, saat ditemukan ada beberapa bungkus plastik yang berisi limbah medis, ada obat, selang infus, perban, masker. Saat ini limbah sudah diamankan atau dititpkan di RS Sanjiwani, Gianyar, Bali. [cob]

Topik berita Terkait:
  1. tag
  2. Limbah Medis
  3. Gianyar
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini