Kasus korupsi UPS, Haji Lulung mangkir dipanggil Bareskrim

Senin, 27 April 2015 10:33 Reporter : Muhamad Agil Aliansyah
Kasus korupsi UPS, Haji Lulung mangkir dipanggil Bareskrim haji lulung berantem. ©2014 merdeka.com/muhammad lutfhi rahman

Merdeka.com - Penyidik Direktorat Tindak Pidana Korupsi badan Reserse Kriminal Polri memanggil dua anggota DPRD DKI Jakarta Abraham Lulung Lunggana alias Lulung dan Fahmi Zulfikar, Senin (27/4) ini. Keduanya bakal diperiksa sebagai saksi kasus korupsi 25 unit pengadaan UPS di Jakarta.

Direktur Tipikor Bareskrim Polri, Brigjen Ahmad Wijagus mengatakan, ini merupakan pemanggilan pertama bagi keduanya terkait kasus UPS. Namun politikus Partai Persatuan Pembangunan (PPP) dan Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) tak bisa menghadiri pemeriksaan perdana tersebut.

"Haji Lulung dan Fahmi kita periksa sebagai saksi perkara dugaan korupsi UPS. Menurut penyidik, mereka tidak bisa hadir karena ada acara penting yang tidak mungkin ditinggal," kata Wijagus, di Mabes Polri, Jakarta, Senin (27/4).

Menurut Wijagus, penyidik berencana memanggil kembali keduanya usai dalam pemanggilan perdana hari ini. Namun penyidik masih mengkaji waktu pemanggilan ulang keduanya.

"Ya pastinya untuk kepentingan penyidikan akan dipanggil lagi," ujar dia.

Dalam kasus korupsi UPS, polisi telah menetapkan dua tersangka, yakni Alex Usman dan Zaenal Soleman. Alex diduga melakukan korupsi saat menjabat sebagai Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) pengadaan UPS Suku Dinas Pendidikan Menengah Jakarta Barat. Sedangkan Zaenal Soleman saat menjadi PPK pengadaan UPS Suku Dinas Pendidikan Menengah Jakarta Pusat.

Sementara untuk pemanggilan Haji Lulung lantaran periode 2014 silam dirinya menjadi Ketua Komisi E DPRD DKI Jakarta, komisi yang membidangi pendidikan. Dalam tahun tersebut diduga terjadi tindak pidana korupsi melalui pengadaan UPS.

Sementara ditahun tersebut Fahmi merupakan anggota Komisi E. Saat ini Fahmi menjabat sebagai Sekretaris Komisi E DPRD DKI Jakarta. [did]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini