Kasus Korupsi Impor Baja, Kejagung Periksa Enam Orang Saksi

Selasa, 10 Mei 2022 20:40 Reporter : Nur Habibie
Kasus Korupsi Impor Baja, Kejagung Periksa Enam Orang Saksi Gedung Kejaksaan Agung. Merdeka.com/Imam Buhori

Merdeka.com - Kejaksaan Agung telah melakukan pemeriksaan terhadap enam orang sebagai saksi. Mereka diperiksa sebagai saksi atas kasus dugaan Tindak Pidana Korupsi dalam Impor Besi atau Baja, Baja Paduan dan Produk Turunannya Tahun 2016 - 2021.

Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung Ketut Sumedana mengatakan, saksi yang diperiksa untuk melengkapi berkas atas kasus yang ditangani pihaknya.

"Pemeriksaan saksi dilakukan untuk memperkuat pembuktian dan melengkapi pemberkasan dalam Perkara Dugaan Tindak Pidana Korupsi dalam Impor Besi atau Baja, Baja Paduan dan Produk Turunannya Tahun 2016 - 2021," kata Ketut dalam keterangannya, Selasa (10/5).

Selain itu, Ketut memastikan pemeriksaan terhadap para saksi tersebut tetap mematuhi protokol kesehatan (prokes) yang ada.

"Pemeriksaan saksi dilaksanakan dengan mengikuti secara ketat protokol kesehatan antara lain dengan menerapkan 3M," ujarnya.

Berikut enam orang saksi yang diperiksa :

1. B selaku Kepala Balai Laboratorium Bea dan Cukai Kelas II Surabaya, diperiksa terkait Dugaan Tindak Pidana Korupsi dalam Impor Besi atau Baja, Baja Paduan dan Produk Turunannya Tahun 2016 s/d 2021.

2. RO selaku Investigator Komite Anti Dumping Indonesia (KADI) Kementerian Perdagangan RI, diperiksa terkait Dugaan Tindak Pidana Korupsi dalam Impor Besi atau Baja, Baja Paduan dan Produk Turunannya Tahun 2016 s/d 2021.

3. BS selaku Direktur Industri Logam periode 2020 s.d 2022 pada Kementerian Perindustrian RI, diperiksa terkait Dugaan Tindak Pidana Korupsi dalam Impor Besi atau Baja, Baja Paduan dan Produk Turunannya Tahun 2016 s/d 2021.

4. WAP selaku Kepala Pusat Data dan Informasi Kementerian Perindustrian RI, diperiksa terkait Dugaan Tindak Pidana Korupsi dalam Impor Besi atau Baja, Baja Paduan dan Produk Turunannya Tahun 2016 s/d 2021.

5. DH selaku Pemproses Pertimbangan Teknis periode 2019 s/d 2020 pada Ditjen Industri Logam, Mesin Alat Transportasi dan Elektronika (ILMATE) Kementerian Perindustrian RI, diperiksa terkait Dugaan Tindak Pidana Korupsi dalam Impor Besi atau Baja, Baja Paduan dan Produk Turunannya Tahun 2016 s/d 2021.

6. DZA selaku Pemproses Pertimbangan Teknis periode 2019 s/d 2020 pada Ditjen Industri Logam, Mesin Alat Transportasi dan Elektronika (ILMATE) Kementerian Perindustrian RI, diperiksa terkait Dugaan Tindak Pidana Korupsi dalam Impor Besi atau Baja, Baja Paduan dan Produk Turunannya Tahun 2016 s/d 2021.

Baca juga:
Kasus Korupsi Ekspor Baja, Kejagung Periksa Eks Kasubag TU Ditjen PLN Kemendag
Kasus Korupsi Impor Baja, Kejagung PeriksaKasubdit Penindakan Ditjen Bea Cukai
Kejagung: Dirjen PLN Kemendag Berpotensi jadi Tersangka Korupsi Impor Baja
Kejagung akan Usut Kasus Korupsi Impor Baja Lewat Dirjen PLN Kemendag
Kejagung Periksa Eks Dirut Inti Sumber Bajasakti dan IISIA Soal Korupsi Impor Baja
Kasus Korupsi Impor Baja, Kejagung Periksa Empat Orang Saksi

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini