Kasus-Kasus Terpidana Mati Nekat Kabur dari Lapas

Sabtu, 26 September 2020 05:04 Reporter : Merdeka
Kasus-Kasus Terpidana Mati Nekat Kabur dari Lapas Video Detik-Detik Narapidana Kabur. Instagram/@memoefriantto ©2020 Merdeka.com

Merdeka.com - Kasus narapidana kabur dari penjara bukan cerita baru. Mereka memanfaatkan setiap celah dan kesempatan. Ada yang melarikan diri dengan cara memanjat tembok penjara, ada pula yang kabur melalui gorong-gorong.

Merdeka.com mencatat beberapa kasus narapidana kabur dari berbagai lapas maupun rutan. Mereka yang kabur adalah para narapidana yang sudah tak punya harapan hidup alias sudah divonis mati.

2 dari 4 halaman

Napi Asal China Lewat Gorong-Gorong

Narapidana asal China, Cai Chang Pan(53) melarikan diri dari penjara pada 14 September 2020. Hal ini telah dikonfirmasi oleh Kepala Lapas Kelas I Tangerang, Jumaidi.

Napi tersebut menggali gorong-gorong saluran air hingga keluar Lapas. Berdasarkan informasi diperoleh, selama 6 sampai 8 bulan terakhir sedang ada pembangunan dapur di dalam Lembaga Pemasyarakatan (Lapas). Sehingga diduga Cai Chang Pan kemungkinan mempunyai alat untuk menggali lubang sepanjang 30 meter dari kamar selnya.

Cai Chang Pan divonis hukuman mati pada 19 Juli 2017 oleh Pengadilan Negeri (PN) Kota Tangerang atas kasus penyelundupan narkoba jenis sabu seberat 110 kilogram di wilayah Banten pada 2016 lalu.

3 dari 4 halaman

Rani Naik Menara 5 Meter

Rani Andriani bersama Maya dan Angel yang juga terpidana mati kasus narkoba pernah mencoba melarikan diri pada 1 Desember 2000. Mereka mencoba kabur dari Lembaga Pemasyarakatan Wanita Tangerang pada Desember 2000.

Maya dan Angel berhasil melarikan diri dengan memotong jeruji sel menggunakan gergaji besi. Setelah itu mereka menuju ke Pos II yang saat itu tidak dijaga. Kemudian mereka membongkar kunci gembok dan memanjat naik ke menara setinggi 5 meter menggunakan seutas tali. Tidak seberuntung temannya, Rani jatuh saat menuruni menara dan mengalami retak pada tulang kaki dan pinggangnya.

Rabi adalah satu dari 6 terpidana mati yang dieksekusi mati bersamaan pada 18 Januari 2015 Lapas Pasir Putih, Nusakambangan Cilacap. Dia satu-satunya warga negara Indonesia (WNI) yang divonis mati pada tengah malam.

Hal ini bermula dari ajakan Meirika Pranola alias Ola untuk menyelundupkan narkoba. Rani yang awalnya sempat menolak,tetapi pada akhirnya bersedia menerima ajakan tersebut. Namun ia ditangkap di Bandara Soekarno Hatta dengan menggunakan paspor Singapura, saat hendak melancarkan aksinya menyelundupkan 3,5 kg heroin dan 3 kg kokain ke London, Inggris. Rani diketahui disuruh membawa heroin dan kokain dari Thailand dan Pakistan ke Indonesia

Setelah beberapa kali persidangan, Rani dan Ola pada akhirnya divonis mati Pengadilan Negeri Tangerang pada 22 Agustus 2000. Mereka mengajukan banding dan grasi. Namun, hanya Ola yang mendapat grasi dari dari Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) kala itu. Permohonan grasi Rani baru diputus saat periode Presiden Jokowi dan grasi yang diajukan Rani ditolak Presiden Jokowi lewat Keppres 27/G 2014. Permintaan terakhir Rani, dia minta dimakamkan di samping makam ibunda di Cianjur, Jawa Barat.

4 dari 4 halaman

Harun bin Aziz Potong Terali Besi

Dua orang napi dari Lapas Kelas I Batu, Pulau Nusakambangan, Cilacap, Jawa Tengah, dilaporkan kabur pada 28 November 2013. Diketahui dua napi Lapas Batu yaitu Harun bin Aziz dan Suhardi bin Abdul Hamid.

Mereka kabur dengan cara memotong terali besi kamar. Kedua tahanan kabur diketahui saat pengecekan apel pagi di Lapas Batu. Keduanya terjerat kasus perampokan secara terpisah. Harun bin Aziz merupakan seorang terpidana mati pindahan dari Lapas Jambi. Sedangkan Suhardi bin Hamid merupakan terpidana seumur hidup pindahan dari Lapas Temanggung.

Sehari kemudian, pada 29 September 2013 mereka ditangkap sekitar tambang PT Holcim Indonesia. Setelah berhasil ditangkap, kedua napi itu dititipkan di Pos Polisi Nusakambangan sebelum dibawa kembali ke Lapas Batu, guna mencegah hal yang tidak diinginkan karena kemarahan petugas lapas yang melakukan pencarian.

Reporter Magang: Febby Curie

[noe]
Topik berita Terkait:
  1. tag
  2. Narapidana Kabur
  3. Ragam Konten
  4. Jakarta
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini