Kasus First Travel, polisi sudah kembalikan 2.229 paspor jemaah

Selasa, 29 Agustus 2017 11:41 Reporter : Nur Habibie
Kasus First Travel, polisi sudah kembalikan 2.229 paspor jemaah Barang bukti First Travel. ©2017 Merdeka.com/imam buhori

Merdeka.com - Direktorat Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri mulai mengembalikan ribuan paspor calon jemaah umrah yang menjadi korban penipuan First Travel. Ribuan paspor telah dikembalikan ke jemaah selama dua hari kerja yakni Jumat (25/8) dan Senin (28/8).

Untuk Jumat (25/8), paspor yang sudah dikembalikan berjumlah 384 paspor. Sedangkan Senin (28/8), total paspor yang sudah dikembalikan atau diterima oleh calon jemaah umrah sebanyak 1.845 paspor.

"Jumpah pengembalian paspor. Hari Jumat tanggal 25= 384 paspor, hari Senin tanggal 28= 1.845 paspor. Total= 2.229 paspor sudah dikembalikan ke jemaah," kata Kabagpenum Divhumas Mabes Porli, Kombes Pol Martinus Sitompul, Selasa (29/8).

Sebelumnya, Martinus Sitompul mengatakan bahwa pengembalian paspor calon jemaah umrah itu sebagai wujud pengembalian hak para korban.

"Kita mengembalikan paspor sebagai wujud bahwa paspor kelengkapan seseorang. Sehingga dikembalikan dengan mengisi form. Kita fotokopi sebagai barang bukti dalam proses peradilan nantinya," kata Martinus, Jakarta, Senin (28/8).

Diketahui, penyidik Direktorat Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri, sudah mengamankan 14.636 paspor para calon jamaah umrah yang masih berada di First Travel. 11 paspor disita sebagai barang bukti, sedangkan belasan ribu paspor akan dikembalikan kepada pemiliknya.

Pengembalian paspor terhadap para calon jamaah umrah itu tidak dipungut biaya atau gratis. Para korban atau pemilik paspor hanya cukup untuk mengisi administrasi, salah satunya dengan membawa fotocopi KTP.

Selanjutnya pihak Crisis center akan menghubungi pemiliknya agar bisa dijemput di kantor Bareskrim, di gedung Kementerian Kelautan dan Perikanan, Gambir, Jakarta Pusat. Dengan demikian, pemilik paspor tidak perlu antri untuk mengambil paspor. [dan]

Topik berita Terkait:
  1. First Travel
  2. Penipuan Umrah
  3. Jakarta
Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini