Kasus DBD di Tasikmalaya Capai 343, 6 Orang Meninggal Dunia

Selasa, 12 Mei 2020 21:03 Reporter : Mochammad Iqbal
Kasus DBD di Tasikmalaya Capai 343, 6 Orang Meninggal Dunia Fogging nyamuk demam berdarah. ©2020 Merdeka.com/Imam Buhori

Merdeka.com - Dinas Kesehatan Kota Tasikmalaya menyebut terjadi lonjakan kasus demam berdarah dengue (DBD). Sejak pertengahan April 2020, tercatat ada penambahan kasus DBD di Kota Tasikmalaya hingga 30 persen.

"Sampai tanggal 10 Mei 2020 total terdapat 343 kasus DBD. Pada pertengahan April 2020 jumlah kasus DBD hanya sebanyak 251 kasus. Enam orang di antaranya meninggal dunia," kata Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Dinas Kesehatan Kota Tasikmalaya, Suryaningsih, Selasa (12/3).

Kasus DBD di Kota Tasikmalaya terjadi hampir merata di seluruh kecamatan. Namun untuk kasus kematian sendiri ditemukan di dua kecamatan, yaitu Kawalu dan Purbaratu.

Sebelumnya, Kepala Dinas Kesehatan Kota Tasikmalaya Uus Supangat mengeluarkan imbauan agar masyarakat selain mewaspadai Covid-19 juga terhadap DBD yang saat ini sedang mewabah. Pihaknya meminta agar warga memanfaatkan waktu saat berada di rumah untuk membersihkan genangan air dan memberantas sarang nyamuk.

"Jika perlu warga dapat mengontak puskesmas setempat untuk pemberantasan sarang nyamuk. Kita tak boleh lupa, ada kasus lain yang punya potensi untuk jadi wabah, yaitu DBD. Mudah-mudahan tidak bertambah lagi korbannya," katanya. [cob]

Baca juga:
Membasmi Nyamuk DBD dengan Fogging di Pancoran
Kasus DBD di Jawa Barat Mencapai Ribuan, 33 Orang Meninggal Dunia
Kenali 13 Gejala Demam Berdarah yang Wajib Diwaspadai

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini