Kasus Covid-19 Meningkat Drastis, Pemkot Tangerang Kembali Terapkan PJJ

Rabu, 26 Januari 2022 21:05 Reporter : Kirom
Kasus Covid-19 Meningkat Drastis, Pemkot Tangerang Kembali Terapkan PJJ Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah. ©2021 Merdeka.com

Merdeka.com - Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang kembali menerapkan sistem Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) mulai jenjang TK/ PAUD hingga Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kota Tangerang. Langkah ini merupakan imbas dari peningkatan kasus positif Covid-19 di daerah itu.

"Kenaikan kasusnya dalam beberapa hari terakhir cukup drastis. Makanya untuk menjaga anak-anak, mulai besok proses belajar mengajar kembali online untuk sementara," ungkap Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah di Pusat Pemerintahan Kota Tangerang, Rabu (26/1).

Kebijakan PJJ juga mengacu pada hasil evaluasi yang dilakukan Dinas Pendidikan Kota Tangerang terhadap pelaksanaan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) dengan kapasitas 100 persen.

"Serta saran dan masukan dari organisasi profesi medis, demi keselamatan anak - anak," jelas Wali Kota.

2 dari 2 halaman

Kebijakan PJJ juga diterapkan di SMPN4 Tangerang Selatan (Tangsel, menyusul satu siswa di sekolah itu terkonfirmasi positif Covid-19.

Kepala SMPN 4 Tangsel Mardi Y Abdillah membenarkan adanya satu siswa di SMP tersebut, yang terkonfirmasi positif Covid-19. Dia menduga siswanya itu terpapar Covid-19 dari lingkungan rumahnya.

"Iya benar siswa itu (terkonfirmasi Covid-19) terjadi karena klaster keluarga," jelas Mardi.

Menurut dia, sebelumnya satu siswanya diketahui tidak masuk sekolah sejak Jumat (21/1) kemarin dan menjalankan pemeriksaan di RS Sari Asih.

"Dan sejak diperiksa di RS Sari Asih siswa itu belum masuk ke sekolah. Siswa tidak masuk sejak Jumat," terang dia.

Menyusul informasi itu, pihak SMPN4 Tangsel, mengaku telah berkoordinasi dengan pihak puskesmas dan melakukan tes terhadap teman satu kelas dan guru yang mengajar. Namun, hasilnya belum diketahui.

"Dan temannya yang satu kelas juga gurunya sudah di-swab hari ini. Belum keluar hasilnya," jelasnya.

Mardi menerangkan, atas temuan itu pihak sekolah telah merekomendasikan pembelajaran jarak jauh (PJJ) yang baru akan dilakukan pada Kamis 27 Januari besok hingga Senin pekan depan.

"Tapi sudah ditangani dan surat dari puskesmas, anak-anak PJJ dulu. PJJ mulai besok sampai Senin," ucap dia. [yan]

Baca juga:
Jika Jakarta PPKM Level 3, PTM 100 Persen Turun Jadi 50 Persen
Ancaman Omicron, Perhimpunan Guru Minta Pemprov DKI Hentikan PTM 100 Persen
Epidemiolog Dorong Hentikan PTM 100 Persen, Jangan Tunggu Ada Kasus Kematian Anak
Tahapan Penting Harus Dilakukan Sekolah Saat Temukan Kasus Covid-19
Positif Covid-19, 15 Siswa SMAN 1 Denpasar Jalani Isoter

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini