Kasus Covid-19 Kembali Melonjak, Menko PMK Minta Masyarakat Jangan Panik

Jumat, 11 Juni 2021 16:39 Reporter : Ihwan Fajar
Kasus Covid-19 Kembali Melonjak, Menko PMK Minta Masyarakat Jangan Panik Menko PMK Muhadjir Effendy. ©2021 Merdeka.com

Merdeka.com - Kasus Covid-19 di sejumlah daerah mengalami kenaikan, tak terkecuali di Sulawesi Selatan. Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy meminta masyarakat untuk tidak panik.

Muhadjir mengingatkan kepada masyarakat agar tidak ada pihak yang mengompori kenaikan kasus Covid-19 di sejumlah daerah. Ia mengaku meski kasus Covid-19 di sejumlah daerah mengalami kenaikan tetapi hal tersebut masih biasa saja.

"Jangan panik. Masyarakat juga jangan ngomporin bahwa kasus (Covid-19) yang betul-betul luar biasa. Sebetulnya masih biasa-biasa saja dan beberapa daerah memang mengalami kenaikan kasus cukup tajam, tetapi itu sudah ditangani Satgas Covid-19," Kata Muhadjir saat kunjungan ke Kantor Lurah Maricaya Jalan Veteran Makassar, Jumat (11/6).

Muhadjir mengaku sudah menerima laporan dari Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) terkait penanganan Covid-19 di Jawa Tengah dan Jawa Timur. Ia mengaku daerah di Jawa Tengah yang menjadi fokus penanganan Covid-19 adalah Kabupaten Kudus, sementara di Jawa Timur yakni Kabupaten Bangkalan.

"Mudah-mudahan semuanya bisa selesai dan saya mohon seluruh masyarakat khususnya yang ada di Sulsel untuk sadar betul bahwa kita belum aman, jumawa dan sombong. Karena daerah yang awalnya aman, tapi dalam waktu singkat menjadi sangat rawan (Covid-19)," tuturnya.

Ia juga mengingatkan kepada daerah, khususnya provinsi untuk tidak kendor mengingatkan warga dalam penerapan protokol kesehatan. Pasalnya, tak sedikit masyrakat kurang disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan.

"Ini masalah kedisiplinan. Memang kedisiplinan ini terkait dengan kelelahan, kebosanan. Jangan bosan melawan Covid ini, karena Covid ini menunggu kita bosan. Ini smart virus. Kalau ada smartphone, Tuhan menciptakan smart virus," ucapnya.

Berdasarkan data Dinas Kesehatan pada 10 Juni 2021, kasus Covid-19 di Sulsel bertambah 45 orang. Dari jumlah tersebut, Kota Makassar menyumbang kasus Covid-19 terbanyak yakni 24 orang.

Selanjutnya Kabupaten Luwu Utara sebanyak 16 orang, Bulukumba sebanyak 2 orang, Sidrap 2 orang, dan Enrekang 1 orang.

Sementara itu Wakil Wali Kota Makassar, Fatmawati Rusdi mengatakan, capaian Pemkot saat ini tidak terlepas dari usaha dan komitmen bersama semua pihak.

"Bersama Bapak Wali Kota Makassar kami usung program Makassar Recover yang alhamdulillah disambut baik dan berjalan hingga hari ini. Komitmen semua pihak Insya Allah memudahkan kami memperbaiki roda perekonomian juga imunitas warga dari Covid-19," ucapnya. [cob]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini