Kasus Covid-19 di Solo Melonjak, KPU Tetap Gelar Tahapan Pilkada

Senin, 13 Juli 2020 19:56 Reporter : Arie Sunaryo
Kasus Covid-19 di Solo Melonjak, KPU Tetap Gelar Tahapan Pilkada Ilustrasi Pemilu. ©2015 Merdeka.com

Merdeka.com - Lonjakan kasus Covid-19 di Kota Solo mengejutkan sejumlah kalangan. Pasalnya dalam beberapa bulan terakhir, jumlah pasien positif terkonfirmasi stagnan dan mendekati zona hijau. Namun belakang jumlahnya naik drastis dari 45 menjadi 63.

Akankah kondisi tersebut mempengaruhi jadwal pelaksanaan Pilkada Kota Solo yang akan dihelat 9 Desember mendatang?

Wali Kota yang juga Ketua DPC PDIP Solo, FX Hadi Rudyatmo mengaku pasrah. Ia memilih menyerahkan keputusan terkait pelaksanaan Pilkada kepada Komisi Pemilihan Umum (KPU) sebagai penyelenggara. Rudy menyampaikan, pihaknya hanya bertugas menyiapkan anggaran.

"Saya kan tugasnya menganggarkan saja, Pilkada kan urusannya KPU," ujar Rudy di Balai Kota Solo, Senin (13/7).

Dihubungi terpisah, Ketua KPU Solo, Nurul Sutarti menyampaikan pihaknya akan tetap melaksanakan tahapan Pilkada sesuai perencanaan. Zona kerawanan Covid-19, menurutnya, sudah ditetapkan pemerintah. Kota Solo, sepengetahuan dia, masih dalam kategori sedang.

"Kita tetap melakukan semua tahapan Pilkada sesuai protokol kesehatan," kata dia.

KPU, dikatakannya, telah menetapkan protokol kesehatan secara rinci pada tiap tahapan. Selain itu, pihaknya juga telah menyiapkan alat pelindung diri (APD) untuk para petugas.

Sesuai ketentuan yang berlaku, untuk tempat pemungutan suara (TPS) misalnya, yang biasanya 800 orang per TPS, sekarang dibatasi 500 orang. Selain disiapkan APD, petugas juga selalu diingatkan agar bekerja sesuai protokol kesehatan.

"Kita selalu mewanti-wanti petugas agar bekerja sesuai protokol kesehatan," pungkas dia. [cob]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini