Kasus Aktif Covid-19 di DKI dan Jabar Menurun saat PPKM Mikro, Jateng Meningkat

Selasa, 23 Februari 2021 17:53 Reporter : Supriatin
Kasus Aktif Covid-19 di DKI dan Jabar Menurun saat PPKM Mikro, Jateng Meningkat Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19, Wiku Adisasmito. ©2020 kemenkes

Merdeka.com - Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan Covid-19, Wiku Bakti Bawono Adisasmito mengatakan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) berdampak positif pada kasus aktif di DKI Jakarta, Jawa Barat, Banten, Bali, Jawa Timur dan DI Yogyakarta.

Pada PPKM tahap kedua yakni sejak 26 Januari hingga 8 Februari 2021, kasus aktif Covid-19 di Jawa Timur menurun signifikan.

Sementara kasus aktif Covid-19 di DKI Jakarta, Jawa Barat, Banten, Bali dan DI Yogyakarta baru menurun pada PPKM tahap tiga atau mikro. PPKM mikro dilaksanakan sejak 9 hingga 22 Februari 2021.

"Bahkan Jawa Timur mengalami penurunan (kasus aktif Covid-19) sejak PPKM tahap kedua," katanya dalam konferensi pers yang disiarkan melalui YouTube BNPB Indonesia, Selasa (23/2).

Berbeda dengan enam provinsi tersebut, kasus aktif Covid-19 di Jawa Tengah justru fluktuatif cenderung meningkat. Saat memasuki PPKM mikro pun, kasus aktif Covid-19 di Jawa Tengah masih fluktuatif.

"Jawa Tengah masih terus meningkat tren kasus aktifnya bahkan sejak PPKM tahap kesatu dilaksanakan (mulai 11 hingga 25 Januari 2021)," jelasnya.

Meski demikian, Wiku menyebut, dampak PPKM mikro memang belum terlihat pada dua pekan pertama. Dampak positif PPKM mikro baru terlihat saat memasuki tahap ketiga atau pekan keenam.

"Dalam konteks PPKM mikro, dampak positif seharusnya baru dapat terlihat ketika memasuki PPKM mikro tahap ketiga," tandasnya. [ray]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini