Kasad buka peluang pecat prajurit penyerang Polres OKU

Senin, 11 Maret 2013 14:33 Reporter : Muhammad Mirza Harera
Kasad buka peluang pecat prajurit penyerang Polres OKU Mapolres OKU . ©2013 Merdeka.com

Merdeka.com - Mabes TNI Angkatan Darat (AD) masih menyelidiki penyerangan yang dilakukan sejumlah prajurit Batalyon Artileri Medan 15/76 Tarik Martapura terhadap Mapolres Ogan Komering Ulu (OKU), Sumatera Selatan, Kamis (7/3) lalu.

"Sampai saat ini kita adakan investigasi. Hasil investigasi dari AD kita cocokkan dengan hasil investigasi dari Kepolisian," kata Kasat AD Jenderal TNI Pramono Edhie Wibowo di Istana Negara, Jakarta, Senin (11/3).

Menurutnya, sudah ada 30 dari 90 prajurit yang diperiksa dan satu prajurit menyusul diperiksa. Dia mengatakan prajurit yang terlibat akan dihukum, namun sanksi yang akan diberikan sesuai dengan kesalahan masing-masing.

"Prinsipnya saya tetap berpegang siapa yang salah harus dihukum, sekarang pertanyaanya apa, hukumannya apa? Sesuai dengan kesalahannya," ujarnya.

Dia mengatakan, prajurit yang bersalah bisa saja dipecat. Namun, jika tingkat kesalahannya berat dan memenuhi syarat.

Adik ipar Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) ini menyatakan komandan prajurit juga akan diberikan sanksi.

"Ada juga karena saya melihat ada kekurangan dari pimpinan, pasti ada sanksi kita serius," pungkasnya. [dan]

Topik berita Terkait:
  1. Bentrok TNI Polri
Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini