Karyawati pabrik di Bekasi dirampok dan diperkosa

Reporter : Pramirvan Datu Aprillatu | Selasa, 19 Maret 2013 14:59
Karyawati pabrik di Bekasi dirampok dan diperkosa
TKP perampokan dan pemerkosaan Bekasi. ©2013 Merdeka.com

Merdeka.com - Pekerja kontrak perusahaan sepatu di Bekasi, AFR (21) dirampok di rumah kontrakannya Kampung Markan, Bojong Rawalumbu, Rawalumbu, Kota Bekasi. Selain dirampok, AFR juga diperkosa oleh pelaku.

Cara Irit Pererat Pertemanan dengan Jalan-Jalan"Dia (korban) teriak minta tolong sekitar pukul 04.30 WIB. Dia sudah di balik pintu kontrakan tidak mengenakan celana," kata saksi korban Indriyati (49) kepada wartawan di lokasi, Selasa (19/3).

Warga penghuni kontrakan yang mengetahui langsung menolong korban yang sudah dalam keadaan syok. Saat itu kondisi tangan korban diikat menggunakan kabel, serta mulutnya masih tutup menggunakan lakban.

Jadi tersangka, guru yang cabuli siswi tidak ditahan
Cara aman kenalan di facebook agar tak jadi korban perkosaan

"Katanya dia diperkosa, lehernya dicekek pakai kabel, masih ada bekasnya. Saat keluar dia (korban) muntah darah," tambahnya.

Menurutnya, pelaku masuk ke dalam rumah kontrakan gadis 21 tahun ini setelah berhasil mencongkel jendela. Sebelum akhirnya menyetubuhi korban yang sedang tertidur lelap.

"Dia nyongkel jendela mau ngambil motor, mungkin lihat korban tidur lalu diperkosa," ujarnya.

Atas kejadian ini, selain menjadi korban pelecehan seksual, korban juga kehilangan sepeda motor Honda Beat dan HP BlackBerry milik korban diambil pelaku. Sementara korban usai melapor langsung dilarikan ke RSUD Kota Bekasi untuk perawatan.

Wakapolresta Bekasi Kota AKBP Hero Henrianto Bachtiar membenarkan aksi perampokan itu. Namun, terkait pemerkosaan terhadap korban dia membantah. "Perampokannya iya, tapi gak diperkosa," katanya.

Baca juga:
Takut kakinya ditembak, pemerkosa siswi SMK serahkan diri
Riska dirampok mantan pacar, Terios dan uang Rp 26 juta raib

[did]

Rekomendasi Pilihan

KUMPULAN BERITA
# Pemerkosaan# Perampokan

Komentar Anda



BE SMART, READ MORE