Kapolri ungkap alasan kelompok Santoso sembunyi di hutan Poso

Rabu, 20 Juli 2016 17:12 Reporter : Muhamad Agil Aliansyah
Kapolri ungkap alasan kelompok Santoso sembunyi di hutan Poso tito karnavian. REUTERS

Merdeka.com - Kapolri Jenderal Tito Karnavian menegaskan operasi perburuan kelompok bersenjata Mujahidin Indonesia Timur (MIT) di Poso, akan tetap dilakukan kendati pimpinannya Abu Wardah alias Santoso tewas ditembak mati. Menurut Tito, operasi ini tetap berlangsung karena MIT menganggap wilayah Poso qoidah aminah (basis yang aman) cikal bakal kekuatan untuk menguasai teritorial.

"Kenapa operasi ini penting, mereka sudah buat konsep qoidah aminah, tempat mereka cikal bakal menguasai teritorial," kata Tito saat mengunjungi wilayah Poso, Sulawesi Tengah, Rabu (20/7), bersama sejumlah petinggi Polri dan Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo.

Menurut Tito ada beberapa faktor kelompok MIT memilih wilayah Poso sebagai tempat persembunyian. Mantan Kepala BNPT itu menilai dipilihnya Poso salah satunya merupakan daerah bekas rawan konflik.

"Poso dianggap ideal karena bekas konflik, warga trauma sehingga jadi welcome," kata Tito.

Tito mengatakan, ada dua syarat sebuah daerah bisa dijadikan qoidah aminah. Salah satunya yaitu adanya dukungan masyarakat setempat.

"Yang kedua daerah ini dianggap ideal untuk perang gerilya karena tempatnya hutan dan gunung. Yang ketiga karena tempatnya jauh dari ibu kota Jakarta," kata Tito. [gil]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini