Kapolri: Tidak Ada Pendemo Meninggal Karena Luka Tembak

Kamis, 26 September 2019 14:00 Reporter : Merdeka
Kapolri: Tidak Ada Pendemo Meninggal Karena Luka Tembak Armada Baru Korpolairud. ©2018 Merdeka.com/Iqbal S Nugroho

Merdeka.com - Kapolri Jenderal Tito Karnavian menegaskan tidak ada pendemo yang tewas akibat luka tembak. Hal tersebut sekaligus membantah kabar beredar di media sosial yang menyebut adanya korban tewas mahasiswa di RS Bhayangkara akibat ditembak.

"Ada infonya (pendemo) pingsan dan kemudian dibawa ke RS Polri. Dan info sementara yang bersangkutan meninggal dunia bukan pelajar bukan mahasiswa tapi kelompok perusuh dan tidak ada satu pun luka tembak atau bekas penganiayaan," kata Kapolri saat jumpa pers di Kantor Kemenkopolhukam, Jakarta Pusat, Kamis (26/9).

Kapolri memastikan anggotanya yang mengamankan demo tidak dibekali dengan senjata.

"Saya juga memerintahkan untuk tidak menggunakan senjata termasuk peluru tajam. Sehingga diduga kemungkinan besar yang bersangkutan meninggal karena kekurangan oksigen. Karena di sana saat demo kan panas itu atau mungkin kondisi fisiknya sedang drop karena kita kan enggak tahu bagaimana kondisi fisik seseorang," tuturnya.

Reporter: Putu Merta [rhm]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini