Kapolri Soal Kasus Kompol Yuni: Tak Pernah Ada Toleransi, Kita Tindak Tegas

Jumat, 19 Februari 2021 12:41 Reporter : Purnomo Edi
Kapolri Soal Kasus Kompol Yuni: Tak Pernah Ada Toleransi, Kita Tindak Tegas Kapolri Jendral Listyo Sigit Purnomo. ©2021 Merdeka.com/Purnomo Edi

Merdeka.com - Kapolsek Astanaanyar, Kompol Yuni Purwanti Kusuma Dewi ditangkap bersama belasan anggotanya karena menggunakan narkoba. Menanggapi kasus ini, Kapolri Jendral Listyo Sigit Purnomo pun angkat bicara.

Listyo memastikan proses hukum terhadap Kompol Yuni dan anggotanya akan tetap berjalan. Dia menegaskan tak ada toleransi bagi anggota Polri yang melakukan pelanggaran.

"Kalau terkait dengan anggota yang melakukan pelanggaran saya kira jelas tidak pernah ada toleransi," katanya di Kantor Kelurahan Maguwoharjo, Sleman, DIY, Jumat (19/2).

Dia menyebut jika terbukti terlibat narkoba maka Kompol Yuni dan anggotanya akan mendapatkan sanksi. Bahkan tak menutup kemungkinan akan diseret sampai ke pengadilan pidana.

"Kita tindak tegas. Aturannya ada. Aturan internal dari Propam ada. Pidana juga ada," tutupnya.

Sementara itu, Kadiv Propam Polri, Irjen Ferdy Sambo menegaskan, bakal menindak secara tegas anggota polisi yang mengonsumi narkoba. Hal ini ia katakan menyusul adanya kasus narkoba Kapolsek Astanaanyar Kompol YP bersama 11 anggota lainnya.

"Tidak ada tempat bagi pengguna narkoba di kepolisian. Siapa saja yang terlibat sudah pasti dipidana dan dipecat, putusan tidak dengan hormat," katanya dalam keterangannya, Jumat (19/2).

Dia menjelaskan, aturan tersebut tak hanya ditujukan kepada Kompol YP dan 11 anggota lainnya. Melainkan juga untuk seluruh anggota Korps Bhayangkara.

"Peringatan bagi siapa saja anggota Polri, jangan pernah dekat-dekat dengan barang laknat (tersebut)," tegasnya.

Menurutnya, sebagai seorang aparat penegak hukum. Semestinya harus bisa menjadi pelindung masyarakat agar terhindar dari barang haram tersebut.

"Ingat, bahwa kita anggota Polri menjadi ujung tombak pemberantasan narkoba di masyarakat, jangan pernah sejengkal pun dekat dengan lingkaran setan," ujarnya.

Jenderal bintang dua ini memastikan, bakal memproses pidana bagi seluruh anggota Polri yang terbukti terlibat atau menggunakan narkoba.

"Cicipi narkoba, bikin moral bejat, karir tamat, keluarga luluh lantak, hidup melarat, nyawa sekarat atau digelandang di penjara?" terang Sambo.

"Bagi seluruh anggota Polri hentikan menggunakan narkoba bila ditemukan saya pastikan di proses pidana dan dipecat!!!!" tutupnya. [fik]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini