Kapolri: Polisi terlibat narkoba tembak mati saja

Jumat, 20 April 2018 12:12 Reporter : Abdullah Sani
Kapolri: Polisi terlibat narkoba tembak mati saja Ilustrasi Polisi Narkoba. ©2015 Merdeka.com

Merdeka.com - Kapolri Jenderal Tito Karnavian mengklaim kepercayaan masyarakat pada Polri tengah meningkat hingga 85 persen saat ini. Menurutnya, peningkatan itu karena berkurangnya penyalahgunaan wewenang oleh anggota Polri.

Agar kepercayaan itu tetap bertahan, Tito menegaskan kepada anak buahnya agar tidak terlibat berbagai kasus. Dia juga mewanti-wanti kepada personel untuk tidak terlibat narkoba.

"Jika ada anggota polisi terlibat narkoba, ditembak mati saja," ujar Tito di hadapan ribuan personel Polri dan TNI di halaman kantor Gubernur Riau, Jumat (20/4).

Tito mengatakan, kepercayaan publik terhadap polri pernah turun hingga 50 persen. Hal itu karena permasalahan internal kepolisian yang menyalahgunakan wewenang.

"Dulu pernah kepercayaan publik terhadap polri hanya 50 persen. Artinya, setengah masyarakat tidak percaya. Itu karena ada anggota menyalahgunakan wewenang," ucap Tito.

Menurutnya, negara Indonesia bukan berada pada ruang yang vacum. Dia menggambarkan, pada era globalisasi, terjadi kompetisi tarik menarik kekuatan, dorong mendorong, beraliansi, saling dominasi. Karena jika tidak ada pemimpin dunia, maka terjadi hukum rimba saling tarik.

"Politik bukan hanya partai. Politik negara adalah bagaimana kita mampu pertahankan kekuasaan negara kita. Sebagai negara yang berdaulat, tidak sampai terpecah. Baik faktor internal, maupun eksternal," terang Tito.

Kunjungan Tito ke Riau bersama Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, dan Kepala Staf Angkatan Darat, Jenderal TNI Mulyono. Mereka tiba di Pekanbaru pukul 09.00 Wib di Bandara SSk II. Lalu menuju kantor Gubernur Riau memberikan pengarahan kepada 2.900 personel TNI dan Polri. [lia]

Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini