Kapolri Minta Anggota Polisi Bantu Ekonomi Warga Terdampak Corona

Minggu, 5 April 2020 12:10 Reporter : Merdeka
Kapolri Minta Anggota Polisi Bantu Ekonomi Warga Terdampak Corona Polisi minta warga pulang ke rumah. ©2020 Merdeka.com

Merdeka.com - Pandemi virus corona atau Covid-19 memberikan dampak ke berbagai lini kehidupan. Terutama sektor perekonomian. Seluruh elemen bangsa diajak bersinergi menanggulangi bencana non alam ini.

Keputusan Presiden Joko Widodo atau Jokowi memilih opsi Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), secara tidak langsung berdampak pada aktivitas warga.

"Secara ekonomi, ada saudara-saudara kita yang merasakan dampak langsung kehilangan pendapatan seperti buruh, tenaga harian lepas, tukang ojek, sopir dan lain-lain," tutur Kabaharkam Polri Komjen Agus Andrianto dalam keterangannya, Minggu (5/4).

Kaopspus Aman Nusa II 2020 itu menyebut, dalam Peraturan Presiden (PP) Nomor 21 Tahun 2020 tentang Pembatasan Sosial Berskala Besar dan Keppres Nomor 11 Tahun 2020 tentang Penetapan Kedaruratan Kesehatan Masyarakat Covid-19, disebutkan bahwa ketika suatu daerah ditetapkan statusnya menjadi PSBB, maka Pemerintah menyiapkan Social Safety Net (Jaring Pengaman Sosial) dengan mendata seluruh masyarakat yang terdampak secara ekonomi.

Kapolri sudah memberikan instruksi khusus kepada anak buahnya.

"Pak Kapolri juga sudah mengimbau agar seluruh jajaran Polri dan masyarakat yang tidak terdampak secara ekonomi untuk bahu membahu membantu masyarakat yang terdampak ekonominya," jelas dia.

Agus melanjutkan, penerbitan PP dan Keppres tersebut untuk menjaga keselarasan penanganan, baik oleh pemerintah pusat dan pemerintah daerah guna pencegahan dan penanggulangan wabah Covid-19 lebih efektif. Pasalnya, penetapan PSBB juga tidak bisa sembarangan.

"Ada mekanismenya dari ajuan Pemerintah Daerah, rekomendasi BNPB, sampai ditetapkan statusnya oleh Kemenkes. Tentu ini membutuhkan proses," ujarnya.

Agus turut memantau berbagai daerah yang sudah mulai menjalankan inisiatif saling bantu perekonomian saat menerapkan status siaga darurat dan tanggap darurat. Dia pun mengimbau masyarakat tetap menjaga pola hidup sehat dan mengikuti arahan pemerintah dalam upaya memutus rantai penyebaran Covid-19.

"Saya ucapkan terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya, saya yakin dan percaya DNA yang diwariskan nenek moyang kita adalah tolong menolong. Mari sama-sama kita bahu membahu membantu masyarakat yang terdampak, karena setiap daerah berbeda ketahanan ekonominya," ucap Agus.

Reporter: Nanda Perdana Putra

Sumber: Liputan6.com [noe]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini