Kapolri: Mayoritas Korban Meninggal Tragedi Kanjuruhan Akibat Asfiksia

Kamis, 6 Oktober 2022 21:24 Reporter : Merdeka, Darmadi Sasongko
Kapolri: Mayoritas Korban Meninggal Tragedi Kanjuruhan Akibat Asfiksia Aksi solidaritas Bonek untuk Aremania korban tragedi Kanjuruhan. ©Twitter/Persebaya Surabaya

Merdeka.com - Kapolri Jenderal Listyo Sigit menyatakan, banyaknya korban meninggal dunia akibat Tragedi Kanjuruhan disebabkan oleh afiksia. Diketahui, asfiksia adalah kondisi ketika kadar oksigen dalam tubuh berkurang. Ada beragam penyebab asfiksia, mulai dari tersedak, paparan zat kimia.

“Dari setelah banyak muncul korban yang mengalami patah tulang yang mengalami trauma di kepala dan juga sebagian besar meninggal mengalami afiksia,” kata Listyo di Mapolres Kota Malang, Kamis (6/10/2022) malam.

Selain itu, lanjut Listyo, ditemukan fakta bahwa penonton yang hadir hampir 42 ribu dan hasil pendalaman dari panitia pelaksana tidak disiapkannya keadaan darurat untuk menangani situasi darurat.

“Sebagaimana diatur regulasi PSSI, tentunya kelalaian tersebut menimbulkan pertanggungjawaban,” jelas Listyo.

2 dari 2 halaman

Sebelumnya, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengumumkan pihak bertanggung jawab dalam tragedi Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur. Sigit membeberkan kronologi terjadinya tragedi tersebut.

Mulai dari permohonan pengamanan oleh panitia kepada polisi pada tanggal 12 September 2022. Sigit juga mengatakan, bahwa tragedi ini dipicu karena tembakan gas air mata oleh polisi.

Sigit mengatakan, dalam olah TKP, polisi menemukan kelalaian sejumlah pihak. Setidaknya untuk sementara ada 6 orang jadi tersangka.

Dalam tragedi ini, setidaknya ada 131 orang meninggal dunia.

Baca juga:
Merekonstruksi Pergerakan Aremania Hingga Berakhir di 'Pintu Maut' Stadion Kanjuruhan
Tragedi Kanjuruhan: Pintu Stadion Tidak Dibuka Sepenuhnya, Penjaga Tak di Tempat
Analisis Washington Post: Tindakan Polisi Berujung Kematian Massal di Kanjuruhan
Kapolri: PT LIB Gunakan Verifikasi Stadion Kanjuruhan Tahun 2020
Menpora Pastikan Audit Stadion Tidak Dibebankan Pada Klub Sepakbola, Tugas Kemen PUPR
Kapolri: 11 Personel Tembak Gas Air Mata ke Tribun & Lapangan Stadion Kanjuruhan

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Opini