Kapolri Bicara Pembenahan Polri: Saya Minta Keluhan Masyarakat Betul-Betul Direspons

Jumat, 30 September 2022 16:26 Reporter : Nur Habibie
Kapolri Bicara Pembenahan Polri: Saya Minta Keluhan Masyarakat Betul-Betul Direspons Kapolri Umumkan Penetapan Ferdy Sambo Jadi Tersangka Pembunuhan Brigadir J. ©2022 Liputan6.com/Faizal Fanani

Merdeka.com - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyadari kasus Irjen Ferdy Sambo telah menggerus kepercayaan publik kepada Polri. Untuk memperbaiki itu, Sigit meminta anak buahnya untuk lebih aspiratif terhadap keluhan dan pengaduan masyarakat.

"Humas presisi dan propam presisi saat ini membuka ruang meningkatkan pelayanan interaktif, sehingga masyarakat bisa langsung menyampaikan keluhan. Dan saya minta untuk betul-betul direspons, sehingga apa yang menjadi keluhan masyarakat khususnya para pencari keadilan bisa direspons secara cepat, ini bagian dari komitmen kami," kata Sigit

Menurut Sigit, hal tersebut merupakan bentuk perbaikan dan evaluasi Polri di berbagai bidang mulai dari struktural sampai kultural.

"Kami semua jajaran berkomitmen tentunya untk melakukan langkah perbaikan dan evaluasi, perbaikan di bidang struktural, intrumental, dan yang paling utama adalah perbaikan di bidang kultural," tegas Kapolri.

Sigitmenyampaikan, dirinya tidak bakal segan-segan untuk menindak anggota Polri yang melakukan pelanggaran. Sebab, perbaikan terhadap Polri diperlukan untuk meningkatkan kembali kepercayaan publik.

"Terhadap pelanggaran-pelanggaran di lapangan yang kami temui ke depan, pasti akan kami tindak. Ini bagian dari komitmen kami untuk membenahi institusi polri, peningkatan kualitas pelayanan terkait dengan tugas pokok kami, baik dalam kamtibmas dalam penegakkan hukum, tentunya akan kita tingkatkan," ujar Sigit.

Eks Kabareskrim juga meminta masyarakat agar lebih interaktif melaporkan bila menemukan anggota melanggar aturan.

"Saya minta bila ada anggota yang melakukan pelanggaran pelanggaran dan tidak sesuai dengan aturan silahkan dilaporkan, dan kami akan lakukan langkah-langkah," tutup Sigit.

2 dari 2 halaman

Kepercayaan Publik ke Polri Turun Drastis

Charta Politika Indonesia merilis hasil survei tentang tingkat kepercayaan lembaga tinggi negara. Hasilnya, kepercayaan masyarakat terhadap Polri mengalami penurunan tajam. Polri mendapatkan kepercayaan publik hanya 55 persen.

Charta Politika melempar pertanyaan kepada responden yaitu 'Menurut pendapat bapak/ibu/saudara di antara lembaga tinggi negara di bawah ini, apakah bapak/ibu/saudara sangat percaya, cukup percaya, atau tidak percaya sama sekali?'

Survei Charta Politika ini dilakukan pada periode 6 hingga 13 September 2022 dengan wilayah survei seluruh kelurahan atau desa. Survei ini dilakukan dengan metode wawancara tatap muka dan metode sampling dengan jumlah sampel 1.229. Adapun margin of eror survei ini 2.82 persen.

"Pada tren tingkat kepercavaan lembaga negara lainnva juga memiliki kecenderungan penurunan di mana Polri mendapat penurunan yang cukup tajam, Sedangkan DPR relatif stagnan," kata Direktur Eksekutif Charta Politika Indonesia Yunarto Wijaya.

Yunarto mengatakan, kepercayaan Polri merosot dari 73 persen menjadi 55 persen pada periode survei. Kepercayaan Polri hanya unggul dari DPR yang berada di urutan terbawah.

"Lembaga (Polri) yang memang mengalami penurunan cukup drastis, tadinya adanya di peringkat ketiga dengan tingkat kepercayaan 73 persen, dan kemudian sekarang turun di angka 56 persen, hanya menang satu persen dari DPR yang selalu menempati posisi buncit," ungkap Yunarto. [ray]

Baca juga:
Kapolri Bongkar Kasus Judi Online Kelas Atas, 10 Tersangka Kabur ke Luar Negeri
Kapolri: Ferdy Sambo Resmi Sudah Tak Lagi Jadi Anggota Polri
Titik Nol Reformasi Polri, Begini Saran Pakar
Spesial, Menhan Prabowo Hadiahi Kapolri Jenderal Listyo Pistol Silver
Rekam Jejak Kombes Ade Ary, Kapolres Jaksel Baru Pernah jadi Staf Pribadi 3 Kapolri

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Opini