Kapolri beri sinyal tak ada polisi parlemen

Jumat, 17 April 2015 16:43 Reporter : Muhamad Agil Aliansyah
Kapolri beri sinyal tak ada polisi parlemen Pelantikan Badrodin Haiti. ©2015 merdeka.com/arie basuki

Merdeka.com - Kapolri Jenderal Pol Badrodin Haiti mengisyaratkan tidak perlu ada polisi parlemen yang diwacanakan sejumlah anggota DPR. Menurut Badrodin, selama ini pengalaman di DPR cukup dengan pengamanan dari anggota Pengamanan Dalam (Pamdal).

"Saya sudah sarankan, polisi parlemen itu silakan saja namanya jadi polisi parlemen, tapi sebetulnya pamdal itu yang harus ditingkatkan kemampuannya," kata Badrodin di Mabes Polri, Jakarta, Jumat (17/4).

Badrodin menilai sejauh ini pengamanan di DPR cukup dengan Pamdal sehingga wacana polisi parlemen sebaiknya diurungkan. Kalaupun diperlukan, kata dia, sebaiknya jumlah Pamdal tersebut yang ditingkatkan.

"Kalau misalnya kurang ya ditingkatkan jumlahnya, kalau misalnya orangnya kurang gagah ya harus direkrutmen ulang, gitu loh," ujar dia.

Sebelumnya, badan Urusan Rumah Tangga (BURT) DPR mewacanakan pengamanan di Kompleks Parlemen di tambah sekitar 1.194 personel. Pengamanan Kompleks Parlemen Senayan, selama ini di bawah kendali Pasukan Pengamanan Objek Vital, dan pengamanan dalam DPR.

Pengendalinya selama ini seorang Kanit berpangkat Kompol, dibantu dua Panit berpangkat AKP dan dibantu 30 personel Bintara. Wacana penambahan pengamanan Kompleks Parlemen pun digulirkan DPR.

Nantinya, polisi parlemen direncanakan dipimpin Direktur Polisi Parlemen yang akan dijabat anggota Polri berpangkat Brigjen. [dan]

Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini