Kapolri beberkan sepak terjang Santoso pimpin teroris Indonesia

Rabu, 20 Juli 2016 17:00 Reporter : Ronald
Kapolri beberkan sepak terjang Santoso pimpin teroris Indonesia Santoso makan Anoa. ©2016 Merdeka.com

Merdeka.com - Satgas Tinombala berhasil melumpuhkan buronan teroris paling dicari di Indonesia, pimpinan Mujahidin Indonesia Timur (MIT) Santoso alias Abu Wardah. Sudah enam tahun belakangan, Santoso melakukan berbagai aksi teror di Indonesia, khususnya Poso, Sulawesi Tengah.

Kapolri Jenderal Tito Karnavian mengungkap sepak terjang, asal muasal munculnya Santoso menjadi figur teroris di Indonesia. Tito mengatakan, Santoso merupakan bagian dari kelompok Tanah Runtuh pimpinan Haris dan Hasanuddin.

Tito mengatakan, Santoso mulai keluar sekitar tahun 2010 setelah Haris dan Hasanuddin ditangkap. Setelah itu, Santoso dianggap figur teroris di Indonesia, figur perlawanan terhadap pemerintah.

"Dia diorientasikan sebagai Jamaah Islamiah, Al Qaedah. Kemudian dia membentuk MIT dengan berorientasi kepada Daulah Islamiyah pimpinan Aman Abdurrahman," kata Tito saat berkunjung di Poso, Rabu (20/7).

Aman Abdurrahman sendiri diketahui orang yang mendalangi teror yang terjadi di Sarinah, Thamrin beberapa waktu lalu. Aman Abdurrahman dan Abu Bakar Baasyir mendeklarasikan diri kepada ISIS.

Setelah Santoso tewas ditembak Satgas Tinombala, Senin (18/7) lalu, Tito yakin moril para pengikutnya melemah. Dia meminta agar para pengikut Santoso turun gunung dari hutan di Poso untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya.

"Santoso dipatahkan, otomatis figur itu hilang, mereka disorientasi dalam strategi jaringan terorisme," tutur dia. [rnd]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini