Kapolri Beberkan Fakta-Fakta Ferdy Sambo Rekayasa Penembakan Brigadir J

Selasa, 9 Agustus 2022 19:06 Reporter : Nur Habibie
Kapolri Beberkan Fakta-Fakta Ferdy Sambo Rekayasa Penembakan Brigadir J Irjen Pol Ferdy Sambo Usai Diperiksa 7 Jam. ©2022 Liputan6.com/Faizal Fanani

Merdeka.com - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengumumkan Irjen Ferdy Sambo sebagai tersangka kasus penembakan Brigadir Nofriansyah Yoshua Hutabarat alias Brigadir J. Sigit membeberkan fakta-fakta penembakan Brigadir J.

Sigit mengungkapkan, timsus tidak menemukan ada tembak menembak di rumah Irjen Ferdy Sambo, Duren Tiga, Jakarta Selatan. Dia menyebut, peristiwa di rumah Ferdy Sambo murni penembakan kepada Brigadir J.

"Tidak ditemukan fakta peristiwa tembak menembak seperti yang dilaporkan. Tidak ditemukan fakta peristiwa tembak menembak yang dilaporkan awal," kata Sigit di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Selasa (9/8).

Sigit melanjutkan, fakta lainnya adalah timsus menemukan Ferdy Sambo ikut melakukan penembakan menggunakan senjata milik Brigadir J. Dia merekayasa seolah-olah penembakan tersebut sebagai baku tembak antar ajudan.

"Saudara FS melakukan penembakan dengan senjata milik saudara J, berkali-kali membuat kesan seolah telah terjadi tembak menembak. Terkait apakah FS menyuruh terlibat langsung penembakan tim masih melakukan pendalaman terhadap saksi-saksi dan pihak-pihak terkait," ujar Sigit.

2 dari 2 halaman

Diketahui, mantan Kadiv Propam Irjen Ferdy Sambo sebagai tersangka kasus kematian Brigadir J. Ferdy kini ditempatkan khusus di Mako Brimob untuk pendalaman kasus.

"Timsus telah menetapkan saudara FS sebagai tersangka," kata Sigit.

Selain itu, tim Penyidik Tim Khusus Bareskrim Polri telah menetapkan dua orang tersangka kasus Brigadir J. Tersangka pertama ditetapkan pada hari Rabu (3/8) adalah Bhayangkara Dua Polri Richard Eliezer Pudihang Lumiu atau Bharada E, disangkakan dengan Pasal 338 KUHP juncto Pasal 55 dan Pasal 56 KUHP.

Tersangka kedua, ditahan pada hari Minggu (7/8), Brigadir Ricky Rizal atau Brigadir RR, disangkakan dengan Pasal 340 KUHP tentang pembunuhan berencana juncto Pasal 338 jo. Pasal 55 dan Pasal 56 KUHP.

Kasus ini yang tadinya dilaporkan sebagai peristiwa tembak-menembak menjadi peristiwa pembunuhan setelah Bharada E mengubah kesaksiannya dan mengajukan diri sebagai justice collaborator kepada Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK).

Dalam kasus ini, Polri juga memeriksa 25 anggota Polri karena melanggar prosedur penanganan olah tempat kejadian perkara (TKP), empat di antaranya diamankan di tempat khusus di Mako Brimob untuk pemeriksaan intensif, salah satunya Irjen Pol Ferdy Sambo, mantan Kepala Divisi Profesi dan Pengamanan (Kadiv Propam) Polri. [ray]

Baca juga:
Kapolri: Irjen Ferdy Sambo Perintahkan Bharada E Tembak Brigadir J
Ferdy Sambo Tersangka, Polisi Dalami Motif Memberi Perintah Bunuh Brigadir J
Timsus Akui Alami Kesulitan Penyelidikan Awal Kasus Brigadir J, Ini Penyebabnya
Irjen Ferdy Sambo Ditetapkan Tersangka Kasus Kematian Brigadir J
Barisan Jenderal Polisi Dampingi Kapolri saat Umumkan Irjen Ferdy Sambo Tersangka

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Opini