Kapolres Sukabumi: Aulia Sewa 4 Eksekutor Bunuh Suaminya, 2 Orang Enggak Jadi Ikut

Rabu, 28 Agustus 2019 11:58 Reporter : Merdeka
Kapolres Sukabumi: Aulia Sewa 4 Eksekutor Bunuh Suaminya, 2 Orang Enggak Jadi Ikut 2 Mayat Hangus dalam Mobil Terbakar. ©2019 Merdeka.com

Merdeka.com - Kapolres Sukabumi AKBP Nasriadi mengatakan Aulia Kesuma (AK) menyewa 4 eksekutor untuk menghabisi suaminya, Edi Chandra Purnama alias Pupung Sadili (54) dan anak tirinya M Adi Pradana alias Dana (23). Namun, 2 diantaranya urung ikut.

"Iya sudah ditangkap dua orang," kata Kapolres Sukabumi AKBP Nasriadi saat dihubungi Liputan6.com, Rabu (28/8).

Nasriadi membeberkan, AK sebenarnya menyewa empat eksekutor untuk membunuh suaminya. Namun, dua orang tak ikut.

"Dalam perjalanan mereka (dua orang ini) dari Kalibata ke rumah korban, kedua eksekutor seperti sakit atau kesurupan. Akhirnya yang dua diantar kembali di suatu tempat. Sehingga pada pelaksanaan eksekusi itu hanya dua orang," ucap dia.

Dibeberkan Nasriadi Indentitas dua eksekutor tersebut yakni Esky dan Aji. "Dua orang itu sudah ditangkap," ujar dia.

Nasriadi menyebut eksekutor dijanjikan mendapatkan upah Rp500 juta. Namun, AK baru menyetor sebesar Rp130 juta. "Perjanjiannya Rp500 juta, cuma dibayar secara bertahap," kata dia.

Seperti diketahui, dua korban dihabisi di rumah pelaku di Lebak Bulus 1 Kav 129 B Blok U 15 Rt 3 Rw 05, Jakarta Selatan. Setelah dibunuh korban dibawa ke SPBU Cirendeu. Para eksekutor lalu meminta Aulia mengambil mobil berisi jenazah tersebut.

Kemudian pada Minggu 25 Agustus, pukul 07.00 Wib, Aulia dan anak kandungnya KV mengambil mobil Calya B 2983 SZH dan membawanya ke Kampung Bondol, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat. Di sana Aulia membeli satu botol bensin lalu menyuruh anaknya membakar mobil tersebut.

Setelah itu Aulia balik ke Jakarta, langsung membawa KV ke Rumah Sakit Pertamina, Kebayoran Baru. Nasriadi mengatakan motif pembunuhan ini masalah rumah tangga.

Barang bukti diamankan polisi berupa mobil Calya, selimut berbau bensin serta telepon genggam tersangka. Dua eksekutor juga sudah diamankan.

Reporter: Ady Anugrahadi [rhm]

Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini