Kapolres Bandung: 10 Orang berkumpul harus izin Polsek!

Rabu, 26 Februari 2014 03:46 Reporter : Andrian Salam Wiyono
Kapolres Bandung: 10 Orang berkumpul harus izin Polsek! NOBAR TIMNAS . ©2012 Merdeka.com/dok

Merdeka.com - Polres Bandung memberlakukan rekomendasi pembatasan jam operasional hiburan malam di Kota Bandung. Jam operasional hiburan malam sampai pukul 00.00 WIB.

Pemberlakuan itu banyak dikeluhkan warga kota kembang tersebut. Sebab, warga yang menggemari sepakbola sering nonton bareng yang biasa digelar dini hari.

Untuk mengatasi hal itu, Kapolrestabes Bandung Kombes Pol Mashudi mengatakan boleh nonton bareng asalkan mendapat izin dari polsek setempat.

"Boleh nonton bareng asalkan ada izin keramaian dari Polsek setempat," kata Kapolrestabes Bandung Kombes Pol Mashudi, di Bandung, Selasa (25/2).

Mashudi mengatakan aturan itu harus dipatuhi warga untuk mengantisipasi kejadian yang tidak diinginkan.

"Mengumpulkan lebih dari 10 orang itu harus ada izin. Kalau ada apa-apa, siapa yang bertanggungjawab," jelasnya.

Menurut Mashudi, aturan ini bukan berarti melarang warga yang ingin nobar bola. Pihaknya justru akan menjaga jika ada warga yang menggelar nonton bareng tersebut.

"Tolong disampaikan ke kita kegiatannya. Kita tidak ada masalah, kita akan jaga," tandasnya.

Terkait adanya pembubaran secara paksa bagi mereka yang 'ngeyel' buka di atas pukul 00.00 WIB, seperti insiden ribut-ribut di Camden Bar and Lounge, Mashudi menjelaskan bahwa itu bukanlah pembubaran pembatasan jam malam.

Saat itu keributan hingga chaos menyebabkan kepolisian harus turun tangan. Pihaknya mengaku tidak pernah mengambil tindakan represif, karena pembatasan jam hiburan malam baru sebatas rekomendasi, di mana aturan pasti belum diputus Pemkot Bandung.

Sementara itu Wali Kota Bandung Ridwan Kamil mengaku masih harus mengevaluasi hal tersebut. Baginya Pemkot masih berpegang pada Perda sebelumnya bahwa tempat hiburan malam maksimal tutup pukul 03.00 WIB dini hari.

"Inikan pihak kepolisian yang mengeluarkan rekomendasi itu, keputusan belum ada, saya juga akan protes," ujar Ridwan.

Ridwan lantas meminta kepolisian agar tidak bertindak berlebihan dalam menindak bagi mereka terkait operasional hiburan malam. [did]

Topik berita Terkait:
  1. Bandung
  2. Hiburan Malam
Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini