Kapolda Metro Ungkap Alasan Napi Cai Changpan Kabur ke Hutan Tenjo Bogor

Senin, 19 Oktober 2020 14:48 Reporter : Merdeka
Kapolda Metro Ungkap Alasan Napi Cai Changpan Kabur ke Hutan Tenjo Bogor Irjen Nana Sudjana. ©2020 Liputan6.com/Yopi

Merdeka.com - Kapolda Metro Jaya, Irjen Nana Sudjana mengakui sempat mengalami kendala saat memburu terpidana mati kasus narkoba Cai Changpan alias Cai Ji Fan.

"Selama pencarian yang memakan waktu kurang lebih sebulan, memang ada beberapa hambatan yang kami rasakan," ujar dia di Polda Metro Jaya, Senin (19/10).

Kepolisian menerima informasi, salah satu narapidana atas nama Changpan kabur dari Lapas Kelas 1 Tangerang pada 14 September 2020 lalu. Tim Gabungan pun dibentuk untuk mencari keberadaan Cai Changpan. Nana menyebutkan, pencarian difokuskan ke wilayah Tenjo Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

"Berdasarkan keterangan dari istrinya (Cai Changpan), setelah menjenguk istrinya mereka menuju ke Hutan Tenjo. Saat itu 3 orang warga juga menyampaikan ke kami bahwa mereka ketemu Cai Changpan," ucap dia.

Sebanyak 291 personel gabungan dikerahkan untuk menyisir Hutan Tenjo. Nana menerangkan, Cai Changpan bersama istrinya sudah tinggal di Tenjo sejak 2003. Sehingga secara karakteristik dan geografis, cukup menguasai wilayah Tenjo demikian juga dengan hutannya tersebut. Apalagi dari keterangan warga diketahui bahwa Cai Changpan mempunyai hobi berburu.

"Ini yang menjadi kendala bagi kami," ucap dia.

Nana menerangkan, tim gabungan yang dibagi menjadi tujuh tim menyebar ke sejumlah lokasi. Ternyata, pada 16 Oktober 2020 kemarin ada informasi seseorang mencurigakan di sebuah pabrik pembakaran ban di Desa Koleang, Kecamatan Jasinga, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Keesokan harinya, tim gabungan mengepung lokasi dan menemukan Cai Changpan dalam keadaan meninggal dunia. Menurut dia, Cai Changpan sudah tewas kurang lebih 12 jam pascaditemukan.

"Korban diperiksa oleh tim dokter pada Sabtu malam. Perkiraan tim dokter waktu meninggalnya Jumat 16 Oktober jam 20.00 Wib. Ketika ditemukan, jasad korban masih utuh," ucap dia.

Nana memastikan penyebab meninggalnya Cai Changpan akibat bunuh diri. Dari hasil pemeriksaan, tidak menemukan luka selain bekas jeratan tali di leher.

"Hasil pemeriksaan bedah terhadap jenazah Cai Changpan pada leher terdapat luka lecet tekan yang melingkari leher berjalan dari kiri bawah ke kanan atas dan tidak ditemukan luka lain. Kemudian tes penyaring napza atau alkohol dari bilasan urine negative," ujar dia.

Nana menerangkan, tim dokter pun menyimpulkan yang menyebabkan Cai Changpan meninggal dunia adalah kekerasan benda tumpul pada leher yang menyumbat jalan nafas.

"Jadi bisa dipastikan yang meninggal dunia tergantung itu adalah Cai Changpan," ucap dia.

Reporter: Ady Anugrahadi
Sumber : Liputan6.com [rhm]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini