Kapolda Jateng Sebut Penanganan Covid-19 Dikonsentrasikan di Klaten

Kamis, 22 Juli 2021 14:09 Reporter : Arie Sunaryo
Kapolda Jateng Sebut Penanganan Covid-19 Dikonsentrasikan di Klaten Kegiatan Kapolda Jateng Irjen Pol Ahmad Luthfi di Klaten, Kamis (22/7). ©2021 Merdeka.com

Merdeka.com - Kapolda Jawa Tengah (Jateng) Irjen Pol Ahmad Luthfi mengatakan, pihaknya akan menerapkan manajemen kontingensi di wilayah Kabupaten Klaten mulai Jumat (23/7). Langkah ini diambil karena angka konfirmasi positif Covid-19 di daerah itu cukup besar.

"Untuk itu penanganan Covid-19 di wilayah Jawa Tengah akan dikonsentrasikan di Kabupaten Klaten," ujar Luthfi saat meninjau pelaksanaan vaksinasi massal Covid-19 di Polres Klaten, Kamis (22/7) pagi.

"Jadi angka aktif di Klaten itu sudah mendekati hampir 5.000. Maka seluruh pejabat Polda Jateng akan turun ke sini dalam rangka memberikan briefing, mengevaluasi tentang kegiatan-kegiatan penanganan Covid 19 di wilayah Klaten. Saya akan turun langsung dalam rangka penetrasi, barangkali perlu adanya suatu evaluasi penekanan terkait dengan masyarakat kita," imbuhnya.

Mantan Kapolresta Surakarta itu menjelaskan, langkah pertama yang akan dilakukan Polda Jateng untuk penanganan Covid-19 di Klaten adalah memindahkan warga yang isolasi mandiri ke lokasi isolasi terpusat. Hal itu perlu dilakukan, karena isolasi mandiri tidak efektif menekan angka penularan Covid-19 dan justru menimbulkan klaster keluarga.

"Yang paling utama, masyarakat Klaten saya imbau, mari kita melaksanakan kegiatan dengan cara ikut isolasi terpusat. Karena isolasi terpusatnya telah disiapkan pemda dan pemprov," imbaunya.

Luthfi memaparkan, pasien dikumpulkan di lokasi isolasi terpusat itu untuk diobati. Harapannya, pasien sudah bisa pulang dan sehat kembali dalam waktu 2 minggu.

"Tidak usah takut. Semua beban dibiayakan kepada pemda maupun pemprov. Polri nanti membantu untuk ikut serta dalam isolasi terpusat," katanya.

Usai meninjau vaksinasi, Kapolda Jateng kemudian melakukan bakti sosial membagikan 100 paket sembako kepada pedagang angkringan, tukang becak, dan tukang ojek di seputaran Kota Klaten.

Sebelumnya, Luthfi bersama para pejabat utama Polda dan Forkompinda Kabupaten Klaten juga memantau jalannya vaksinasi di 4 Gerai Vaksinasi Presisi yang didirikan di halaman belakang Polres Klaten.

Beberapa hal yang dicek antara lain sistem antrean untuk menghindari kerumunan, ketersediaan tenaga vaksinator, hingga ketersediaan fasilitas protokol kesehatan lainnya.

Luthfi mengapresiasi vaksinasi yang berjalan lancar dengan jumlah peserta 3.000 orang dalam sehari.

"Dalam rangka percepatan herd immunity, kami telah mendirikan lokasi vaksinasi massal bernama Gerai Vaksinasi Presisi. Gerai ini tersebar di seluruh jajaran Polres dan setiap harinya melakukan vaksinasi massal sebagaimana di Polres Klaten ini," jelas dia.

Terkait PPKM Darurat, Luthfi menjelaskan, jajarannya juga sudah menyalurkan bantuan kepada masyarakat terdampak Covid-19. Bantuan beras itu didistribusikan kepada masyarakat kecil, seperti pedagang kaki lima, sopir angkot, dan lainnya, melalui polres dan polsek.

"Khusus Polri, kita mendapatkan bantuan sebanyak 380 ton yang sudah tersebar di masing-masing Polres. Di masing-masing Polres kita siapkan 6 ton untuk bakti sosial ke masyarakat yang terdampak," pungkas Luthfi. [yan]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini