Kapolda Jambi Bantah Tangkap dan Tahan Pemenang Lelang Motor Listrik Jokowi

Kamis, 21 Mei 2020 21:20 Reporter : Nur Habibie
Kapolda Jambi Bantah Tangkap dan Tahan Pemenang Lelang Motor Listrik Jokowi Jokowi jajal motor listrik gesits. ©2018 Liputan6.com/Angga Yuniar

Merdeka.com - Muhammad Nuh, seorang buruh harian lepas dimintai keterangan oleh polisi usai memenangkan lelang motor listrik bertandatangan Presiden Joko Widodo. Motor listrik tersebut ia menangkan dengan harga lelang Rp2,5 miliar.

Kapolda Jambi Irjen Firman Shantyabudi mengatakan, pihaknya hanya memintai keterangan terhadap yang bersangkutan dan tidak melakukan penahanan seperti informasi yang beredar, jika Nuh ditangkap dan ditahan.

"Tidak ada penangkapan dan penahanan kepada yang bersangkutan," kata Firman, Kamis (21/5).

Berdasarkan keterangan Nuh, dia mengaku tidak mengetahui jika acara tersebut adalah acara lelang yang ditayangkan secara langsung di TVRI dalam konser 'Berbagi Kasih Bersama Bimbo' pada Minggu (17/5) lalu.

"Yang bersangkutan setelah diwawancara, tidak paham acara yang diikuti tersebut adalah lelang. Yang bersangkutan mengira bakal dapat hadiah," ujarnya.

1 dari 1 halaman

Minta Perlindungan

Menurutnya, yang bersangkutan justru malah minta perlindungan pihak berwajib. Karena takut akan ditagih setelah memenangkan lelang motor tersebut.

"Karena ketakutan ditagih, dia justru minta perlindungan," tutupnya. [eko]

Baca juga:
Rawan Dikorupsi, Pemerintah Disarankan Bentuk Tim Khusus Awasi Dana Covid-19
Menolak Berdamai dengan Corona
Presiden Jokowi Ucapkan Hari Kenaikan Isa Almasih pada Umat Kristiani
Jokowi: Kita Bisa Produksi Alat Penanganan Covid-19 Sendiri, Tak Usah Impor

Topik berita Terkait:
  1. tag
  2. Motor Listrik
  3. Presiden Jokowi
  4. Jakarta
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini