Kapolda Aceh: Penyebab Pos TNI AL Dirusak Karena Salah Paham

Kamis, 18 April 2019 14:00 Reporter : Henny Rachma Sari
Kapolda Aceh: Penyebab Pos TNI AL Dirusak Karena Salah Paham Ilustrasi garis polisi. ©2013 Merdeka.com

Merdeka.com - Kapolda Aceh Irjen Rio S Djambak mendatangi Pos TNO AL Pusong, Kota Lhokseumawe, yang dirusak massa, Kamis (18/4). Ia didampingi oleh Danlanal Lhokseumawe Kolonel Laut (P) M. Sjamsul Rizal, Kapolres Lhokseumawe AKBP Ari Lasta Irawan dan juga Dandim 0103 Aceh Utara Letkol Inf. Agung Sukoco serta beberapa pejabat Polda Aceh, melihat-lihat kondisi pos TNI AL Pusong yang rusak akibat dilakukan warga karena terjadi kesalahpahaman.

Kepada wartawan Irjen Rio S Djambak mengatakan, bahwa persoalan pengrusakan pos TNI AL yang dilakukan oleh massa pada Rabu malam (17/4) tersebut sudah selesai antara warga dan Lanal Lhokseumawe, serta dimediasi oleh Forkopimda setempat, sehingga tidak ada lagi persoalan.

"Semalam langsung ditangani dan dilakukan suatu penyelesaian dengan dimediasi oleh Forkopimda termasuk Lanal Lhokseumawe dan persoalan selesai dan tidak ada persoalan apapun lagi," ungkap Kapolda.

Terkait penyebab pecahnya aksi pengrusakan itu, Kapolda mengakui hal itu lantaran adanya kesalahpahaman saja serta dipicu oleh emosi sesaat sehingga menyebabkan kejadian yang tidak diinginkan.

"Posnya Lanal ini adalah milik negara, jika ada persoalan dapat dibicarakan dengan komandannya. Aceh ini sudah aman jangan dibuat tidak aman," kata Kapolda.

Pada kesempatan itu, Kapolda juga meminta kepada insan pers agar membuat berita yang menyejukkan, bahwa tidak ada persoalan apa-apa, dan hanya kejadian insidentil dan semuanya dapat diselesaikan dengan baik-baik.

"Saya minta bantuan kepada insan pers dan juga seluruh masyarakat jangan memunculkan suatu berita yang tidak menyejukkan untuk Aceh ini, kita menjaga Aceh ini aman," pinta Kapolda.

Pada kesempatan itu, Kapolda Aceh juga meninjau TPS di sekitar pos AL, yang sedang melakukan lanjutan penghitungan suara, karena sempat terhenti akibat peristiwa penyerangan pos TNI AL oleh warga.

Pada Rabu malam, sekitar pukul 22.30 Wib itu, bangunan pos TNI AL Pusong mengalami pengrusakan ringan, seperti kaca jendela yang pecah akibat lemparan batu dan kayu serta terjadi pembakaran di depan pos tersebut, namun tidak sampai membakar pos.

Komandan Pangkalan TNI AL Lhokseumawe Kolonel Laut (P) M.Sjamsul Rizal mengatakan, berdasarkan keterangan yang dihimpunnya, awalnya kejadian tersebut dimulai dari adanya teguran oleh seorang anggotanya terhadap seorang anak setempat yang memanjat menara di sekitar pos, agar segera turun karena dianggap berbahaya. Kejadian itu kemudian berefek pada penyerangan pos AL oleh warga.

Kejadian tersebut, ujar dia, tidak ada hubungannya dengan pemilu, hanya saja lokasi TPS setempat berdekatan dengan pos TNI AL, sehingga berdampak pada prosesi penghitungan suara yang sedang dilakukan. Seperti diberitakan Antara. [rhm]

Topik berita Terkait:
  1. Bentrokan
  2. Aceh
  3. TNI AL
  4. Jakarta
Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini