Kapal Tongkang Terdampar di Pemalang Berhasil Dievakuasi

Kamis, 31 Januari 2019 17:23 Reporter : Abdul Aziz
Kapal Tongkang Terdampar di Pemalang Berhasil Dievakuasi Kapal tongkang karam. ©2013 Merdeka.com

Merdeka.com - Kapal Tongkang PST 115 Batam yang terdampar di Pantai Widuri Pemalang sejak Senin (28/1) akhirnya berhasil dievakuasi pada Kamis (31/1) dini hari. Proses evakuasi Kapal Tongkang memakan waktu kurang lebih 3 jam dimulai sekira pukul 02.30 Wib dan selesai pukul 05.30 Wib.

Kasat Polair Polres Pemalang, AKP Sunardi menjelaskan terdamparnya kapal disebabkan oleh kecelakaan laut yang dialami Kapal TB 611 Pancaran yang merupakan penarik Kapal Tongkang PST 115 Batam. Tali towing atau penarik Kapal Tongkang PST 115 Batam putus dan terlepas dari TB 611 Pancaran setelah melilit kipas mesin.

"Saat itu cuaca buruk dan ombak tinggi" ucapnya.

Kapal Tongkang milik PT Pancaran Jakarta dievakuasi oleh Kapal TB 611 Pancaran yang merupakan penarik kapal Tongkang sebelum terdampar di Pantai Widuri. Evakuasi dibantu pula oleh 1 unit perahu sopek milik nelayan Dukuh Tangjungsari, Kelurahan Sugihwaras, Kecamatan Pemalang.

"Kapal tongkang ditarik menggunakan tali towing sepanjang 500 meter, pihak perusahaan juga menyiapkan I unit TB Hektor 103 Samarinda sebagai cadangan bila mengalami masalah saat evakuasi" imbuhnya.

Setelah dievakuasi dari bibir pantai Widuri Pemalang, kapal Tongkang PST 115 Batam Pancaran dibawa kembali ke kota Samarinda Provinsi Kalimantan Timur. [dan]

Topik berita Terkait:
  1. Kapal
  2. Cuaca Ekstrem
  3. Pemalang
Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini