Kantor PDIP Lenteng Agung Jadi 'Terminal Dadakan' Mudik Lebaran

Minggu, 2 Juni 2019 13:32 Reporter : Merdeka
Kantor PDIP Lenteng Agung Jadi 'Terminal Dadakan' Mudik Lebaran PDIP lepas pemudik di stasiun Senen. ©2019 Merdeka.com

Merdeka.com - Kawasan Lenteng Agung, Jakarta Selatan di sekitar kantor DPP PDI Perjuangan menjadi terminal dadakan. Pasalnya, 214 bus parkir di sepanjang jalan dan lapangan kosong di wilayah itu bersama ribuan warga peserta mudik gratis Lebaran 2019 yang disediakan partai itu.

"Di kantor PDI Perjuangan ini menjadi terminal dadakan untuk mudik lebaran," tukas Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto usai melepas rombongan pemudik di Kantor DPP PDI Perjuangan, Lenteng Agung, Jakarta, Minggu (2/6).

Semua bus itu akan membawa sekitar 12.000 lebih warga yang akan mudik ke sejumlah kota di Pulau Jawa, Lampung, Padang di Sumatera Barat, hingga ke Medan di Provinsi Sumatera Utara.

Di halaman kantor partai, sebuah tenda besar disediakan untuk warga yang antri masuk ke dalam bus. Pengeras suara berkali-kali mengumumkan bus yang akan berangkat sekaligus memanggil warga yang masih belum naik ke atas bus.

Kepala Sekretariat DPP PDI Perjuangan, Irvansyah menyatakan, jalan raya menuju Jakarta sempat ditutup di pagi hari saat kedatangan warga peserta Lebaran itu memuncak. Namun berangsur siang hari, warga diatur rapi masuk ke dalam bus.

Akhirnya sekitar pukul 08.00 WIB, mayoritas sudah berada di dalam bus dan jalanan pun kembali dibuka umum.

"Jalanannya sistem buka tutup," kata Irvansyah.

Tidak Dipungut Biaya

Hasto menambahkan, para pemudik tak dipungut biaya sama sekali. Semuanya dilayani dengan syarat membawa KTP dan kartu keluarga (KK).

"Selama membutuhkan sarana mudik dan mendaftar tepat waktu, seat masih tersedia, maka kami layani. Pendaftaran kami buka, dan 2 hari langsung full 12 ribuan. 1142 lewat kereta, dan sisanya lewat bus," ujar Hasto.

"Para pemudik dilayani hingga ke Banyuwangi di Jawa Timur," lanjutnya.

Mudik kali ini adalah yang ke-16 berturut-turut dilakukan oleh PDI Perjuangan sejak dimulai pada tahun 2003 lalu.

Reporter: Ratu Annisaa Suryasumirat [rhm]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini